Apr 21

“Saat ini sudah bukan jamannya lagi menghapus email. Arsipkan saja !” 

Kurang lebih seperti itu slogan yang pertama kali saya baca ketika melihat iklan Google Mail. Saat itu Google mail menawarkan kapasitas paling tinggi (1GB) ketika yang lain –seperti yahoo, plasa, telkomnet– masih membatasi kapasitas penyimpanan emailnya paling tinggi 10 MB. Pada saat itu, Google mail masih versi beta atau versi test dimana jika kita ingin mendaftar atau mendapatkan account GMAIL harus ada seseorang yang mengundang (invite). Kebetulan saat itu ada salah seorang temen yang telah mendapatkan account di GMAIL, dan saya langsung minta ke dia untuk mengundang saya.

Google Mail Logo

Semenjak saya mempunyai account di GMAIL, semua email saya arahkan ke account ini. Sebelumnya saya mempunyai account di yahoo, dimana account inilah yang biasanya saya gunakan untuk mengisi form-form yang meminta alamat email seperti surat lamaran pekerjaan, formulir pendaftaran, dll. Sebenarnya tidak hanya di yahoo saja email saya waktu itu, saya juga punya di plasa dan telkomnet. Dan semenjak saya punya account di GMAIL, account-account saya yang lama sudah jarang saya buka dan jarang saya pakai untuk ngisi form-form.

Ketertarikan saya dengan GMAIL adalah: Yang pertama kapasitas, pada waktu itu GMAIL lah yang paling besar dimana berani main angka Giga Byte. Yang kedua adalah fitur search mail nya, dimana saat itu juga yang lain belum mempunyai fitur ini. Yang ketiga adalah tampilannya yang menggunakan AJAX. Dan yang keempat adalah model nya, dimana GMAIL  akan mengumpulkan email masuk yang bersubjek sama menjadi satu email dan tersusun kebawah seperti forum sehingga mempermudah dalam membaca alur. Hal ini sangat bermanfaat ketika kita mengikuti sebuah mailing list, dimana sering sekali reply dari anggota mailing list menggunakan subjek yang sama (tidak merubah subjek).

Ketika saya masuk di dunia kerja, saat itu juga saya mendapatkan account email lagi dengan domain instansi tempat saya bekerja. Yang pertama dari instansi pusat, dan yang kedua dari satuan kerja.

Saya tidak ingin ribet membuka banyak email, saya ingin mempunyai email tunggal yang bisa digunakan untuk semua.

Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan fasilitas standar yang pasti ada di setiap account, yaitu FORWARD. Ya, semua email yang masuk ke alamat email lama (yahoo, telkom, plasa, instansi, satker) saya forward ke account GMAIL saya. Mudah kan? hanya perlu sekali login untuk melihat semua email yang masuk.


Gbr. Inbox di GMAIL yang berasal dari beberapa email dan saya kelompokkan menjadi beberapa folder.

Masalah kembali muncul ketika kita ingin posting ke milist, dan email yang kita gunakan adalah account lain (bukan account GMAIL), mau nggak mau harus login ke account yang kita ikutkan ke mailing list bukan ? Contoh kasusnya seperti ini: email instansi saya telah otomatis diikutkan mailing list pengelola satker (satuan kerja) oleh admin pusat. Akan tetapi karena email instansi ini saya forward ke account GMAIL, berarti saya tidak bisa posting/reply ke mailing list pengelola satker dan untuk bisa posting/reply email ke pengelola satker saya harus login ke email instansi tersebut bukan?  Sama aja dong kalau begitu…

Tapi tidak :) lagi-lagi GMAIL punya jalan keluarnya. Account GMAIL ini mempunyai fasilitas “Add another account” dimana kita bisa menambahkan account lain di account gmail kita. Misalkan saya mempunyai account di yahoo dan GMAIL, saya ingin mengirim email menggunakan account yahoo tapi nulis emailnya dari account GMAIL. Nah lho.. bingung kan? Caranya adalah dengan menambahkan account yahoo kita di “another account” nya GMAIL.

  1. Klik menu setting GMAIL 
  2. lalu pilih tab account .
  3. Klik “add another email address”
  4. Lalu ketik nama dan email address yang akan kita tambahkan, misalnya saya@yahoo.com
  5. Klik next, akan muncul perintah untuk memasukkan kode verifikasi
  6. Pada saat itu juga GMAIL akan mengirimkan kode verifikasi ke account email yang akan kita tambahkan.
  7. Buka account email yang akan kita tambahkan tadi (dalam hal ini yahoo mail), akan ada email masuk dari GMAIL Team yang memberikan kode verifikasi.
  8. Catat kodenya, dan masukkan ke window verifikasi GMAIL.
  9. Selesai

 Screenshoot nya sebagai berikut: (klik untuk memperbesar)

Gbr. Menu setting di google mail, klik add another mail.

Pada menu compose mail (menulis email) terdapat from address, dimana kita bisa memilih mau mengirim email dengan menggunakan account yang mana.


Gbr. Di dalam from address terdapat beberapa account yang kita tambahkan

Jadi, tidak perlu membuka banyak email kan untuk melihat email yang masuk? cukup satu, GMAIL ! :)>-.
NB: Mohon maaf kalau postingan ini dah basi :)

14 Responses to “Mudahnya GMAIL”

  1. aVank says:

    wew
    tutorial yang sangat bagus sekali
    tapi yahoo juga menggeber performanya tuh buat nyaingin gmail
    keren juga pada saingan kek gini ya

  2. kenz says:

    pengetahuan tidak pernah basi, tapi terus menjadi lengkap … :)) thanks infonya….

    hehe.. saya sekarang malah terkagum-kagum dengan fasilitas dimana MX domain kita bisa diarahkan ke google jadinya kita bisa juga membuat email di google dengan nama domain punya kita sendiri…. bayangpun, betapa bergunanya teknologi ini untuk menghemat space hosting…. dan menggunakan teknologi webmail yang unggul.

    keren deh… informasinya dapat dilihat disini http://google.com/a/
    Give your users Gmail, Google Calendar and Google Talk accounts that use your own custom domain, helping them to stay connected and work together more effectively.

  3. w@hyu says:

    GMAIL pasti akan sangat berterima kasih coz udah dipromosiin gratis :)
    sekarang masih setia ma yahoo. jadi tertarik pengen nyoba GMAIL jg nih.. *oalah.. kemana aja selama ini*

  4. zam says:

    iya, sudah basi!! :p

    *ngeloyor, karena sudah menggunakan fasilitas itu sejak lama*

    :D

  5. bebek says:

    pancen google OYE tenaaaannn… hahaha :))

  6. cya says:

    iya.. yg paling kusuka adalah
    GMail bisa ngasih kita account kamu@webmu.com dengan jumlah unlimited^^ hayoo syapa lagi yg mau namamu@cyapila.com? wkwkwkwkw

    hm tapi walopun gitu, imel2 gmail ku tetep kufwd di yahoo
    soalnya tiap ada email dikasih notifikasi lwt YM hehehe

    oia cya minta pertanggung jawabanmu!
    *gmn caranya yg tadi :p ?*

  7. iks says:

    aku juga punya gmail tapi gak pernah dipake karna tampilannya ga enak diliat :P tetep pake yahoo bis kalo kebanyakan email suka lupa passwordnya hehe..

    lah emailku yg ini aja sebenernya udah ga pernah dibuka karna passwordnya lupa :D

  8. escoret says:

    udah lama gini boss..!!!!

    btw,email2 itu knp da di filter..kan bisa masuk secara otomatis ke folder2 yg kita bikin….

    bisa..???
    hub pepeng at escoret.net deh..hehehhe

  9. [ew] says:

    Kalo aku masih pake dua-duanya gmail dan mail yahoo! Klo ngadelin gmail doang ngga bisa karena gmail ada jeleknya juga. Salah satunya klo jaringan net kita lagi lambreta buka gmail bisa mati kutu. Selain itu kalau kirim attachment suka disensor :P

  10. briant says:

    ngeforward dari yahooo ke gmail piye to carane? nggonku ko ra iso ya?

  11. hendito says:

    sejak 2005 .. dah sebagian besar email dan milis dah kupindahkan ke gmail.com .. plus email internal :D :p

  12. # [ew]:
    koneksi lagi lemot?
    cobain http://m.gmail.com/

  13. siwahid says:

    Kapasitas gmail dah gak 1GB lagi tapi selalu bertambah… Saat ini sekitar 2,7GB.
    Tapi sayang untuk masuk pertama kali cukup lama…
    Eh, Sam… masih ada menyimpan artikelmu tentang Linux on Your Hand dan Mengembalikan Super Hiden Files. Would you mind sending them to my gmail!

  14. davidH says:

    Kak,aQ dulu punya account di Gmail,,tapi lama ga aQ buka,,bisa ga dibuka lagi??Cz kalo dibuka ada pesannya,,pokonya ada “TEMPORER”nya gitu loh…bisa bantu aQ kan kak???

Leave a Reply

mangga

preload preload preload