Oct 10

Profesi PNS akhir-akhir ini mulai digemari oleh masyarakat Indonesia. Entah dengan alasan apa mereka berbondong-bondong mengikuti seleksi penerimaan CPNS yang diselenggarakan oleh berbagai instansi. Mungkin masyarakat menganggap bahwa profesi PNS adalah profesi yang menjanjikan, karena mendapat gaji tetap tiap bulan, dapat tunjangan pensiun hari tua, tidak takut di PHK, susah untuk diberhentikan dari PNS (prosesnya ribet), sebagai alasan untuk segera kawin, profesi kebanggaan calon mertua, kerjanya nyantai, dan berbagai alasan lainnya. Benarkah demikian ?? silakan coba saja sendiri. Bagi saya, tidak semua alasan tadi benar. Yang pasti, menjadi seorang PNS adalah jalur yang salah jika Anda ingin menjadi milyarder.

Di akhir tahun 2007 ini banyak sekali instansi yang membuka lowongan CPNS. Mulai dari BPPT, Depdagri, Deplu, BASARNAS, Depnakertrans, BPOM, Kejaksaan, PU (Kimpraswil), Dephut, Deptan, Dephub, BATAN, Dephan, LIPI, Depsos, dll. Berbagai disiplin ilmu di rekrut sesuai kebutuhan oleh masing-masing instansi, mulai dari jenjang SMA sampai dengan S3. Informasi CPNS tersebut dapat diakses melalui web masing-masing instansi. Sebagian besar, informasi yang terdapat di web nya hanyalah informasi statis yang sifatnya hanya pengumuman saja, sementara hanya ada sebagian kecil saja dari instansi tersebut yang telah benar-benar memanfaatkan teknologi internet ini dalam proses penerimaan /perekrutan CPNS.

SIPC
SIPC adalah kependekan dari Sistem Informasi Penerimaan CPNS, yaitu suatu sistem informasi berbasis web yang berfungsi sebagai sarana informasi, pengumuman, pendaftaran online, komunikasi interaktif, sampai dengan proses penerimaan pelamar menjadi CPNS. Semuanya dilakukan secara Online. Proses mudahnya adalah sbb:

  1. Pelamar melihat informasi penerimaan CPNS instansi pilihannya melalui situs CPNS, misalnya http://cpns.instansipilihan.go.id, di halaman ini terdapat menu formasi jabatan yang dapat dipilih berdasarkan jenjang perkuliahan dan disiplin ilmu yang ditekuninya, misalkan dari S1 Teknik elektro, D3 Teknik mesin, S2 Teknologi informasi, dll. Di halaman formasi tersebut juga terdapat berapa jumlah orang yang dibutuhkan untuk jabatan tertentu, misalnya untuk jabatan Peneliti bidang Mikrobiologi dibutuhkan lulusan S2 sebanyak 2 orang.
  2. Di situs SIPC tersebut terdapat menu LAMARAN, dimana si pelamar nantinya melakukan registrasi online, yaitu memasukan data diri dan formasi jabatan yang dilamarnya, kemudian si pelamar mendapatkan nomor ID unik dan Password yang nantinya digunakan untuk LOGIN. Nah pada halaman pribadi (halaman setelah login) terdapat informasi yang berkenaan dengan status lamaran kita. Output dari registrasi online ini berupa lembaran yang berfungsi sebagai surat lamaran yang harus dicetak dan dikirimkan bersama berkas fisik lainnya.
  3. Setelah Registrasi Online selesai, pelamar tinggal mengirimkan berkas fisik (seperti copy ijasah, traskrip, surat lamaran yang telah dicetak, dll) melalui pos. Lalu pelamar menunggu proses verifikasi, yaitu pencocokan dokumen fisik yang dikirimkan dengan data yang diisikan pada saat registrasi online. Jika ada kekurangan ataupun kesalahan, panitia dapat menginfokan dari halaman pribadi di situs SIPC setelah kita LOGIN. Jika terdapat kekurangan, misalnya KTP nya belum terlampir, kita dapat mengirimkan berkas fisik yang kurang tersebut (dalam hal ini KTP) melalui pos, dan kembali menunggu verifikasi apakah memenuhi syarat untuk mengikuti test selanjutnya (yaitu test tertulis) atau tidak.

CPNS OnlineSampai dengan proses ini, pelamar sama sekali tidak perlu mendatangi alamat instansi yang dilamarnya, cukup dengan duduk manis di depan komputer yang terkoneksi internet dan jalan sebentar ke kantor pos untuk mengirim berkas fisik. Cara yang efektif dan efisien, terutama untuk biaya dan waktu. Misal kita tinggal nan jauh di Pulau Sumatra sementara alamat instansi pilihan kita di Jakarta, jika harus datang hanya untuk menyerahkan lamaran tentunya sangat tidak efektit, sudah datang jauh-jauh hanya menyerahkan lamaran yang belum tentu diterima.

Proses selanjutnya adalah Pengumuman pelamar yang lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti ujian tertulis. Proses ini juga dapat dilihat di halaman pribadi kita setelah login di situs SIPC tsb. Jika dinyatakan berhak mengikuti ujian tulis, pelamar tinggal mencetak kartu ujian yang disediakan online, dan langkah selanjutnya adalah datang ke instansi yang bersangkutan (untuk pertama kalinya) guna melakukan registrasi serta mengambil nomor bangku ujian.

Pengumuman hasil ujian tulis diiformasikan melalui situs SIPC, begitupun untuk tahap selanjutnya (test bakat skolastik dan wawancara) semuanya dilakukan melalui situs SIPC tersebut. Sampai dengan proses pengumuman yang diterima dan kapan mulai masuk atau briefing dimana dilakukan melalui situs SIPC, sehingga pusat informasi hanya di situs SIPC tersebut. Yang seperti inilah yang memudahkan semua pihak, baik pelamar maupun panita.

Namun sayangnya, tidak semua instansi memanfaat sistem informasi ini. Instansi yang saya jumpai teah menerapkan penerimaan CPNS secara online seperti yang saya ceritakan hanya LIPI, yang bisa diakses melalui http://cpns.lipi.go.id, sementara BATAN juga menerapka sistem online, hanya saja tidak sepenuhnya. Instansi lain menggunakan web nya hanya sebagai media pengumuman saja. Sementara jika pelamar ingin mendaftar, harus datang terlebih dahulu, bahkan ada yang mengambil nomor antrian pendaftaran saja harus ngantri dan ada kemungkinan tidak dapat daftar karena quota antrian pendaftaran habis, seperti kasus di Badan POM.

Dengan adanya sistem penerimaan CPNS berbasis SIPC ini diharapkan prosesnya menjadi BERSIH dan TERBUKA, karena setiap orang dapat melihat prosesnya. Tidak ada lagi campur tangan “orang dalam” yang sering mengotori proses penerimaan CPNS, atau melalui seseorang yang menjanjikan diterima dengan syarat membayar sekian puluh juta. Selain itu, sistem ini juga telah memaksa serta otomatis memfilter pelamar, yaitu minimal mereka mengerti teknologi Internet, karena yang tidak bisa internet tentu tidak akan dapat melakukan registrasi online. Jaman sekarang, segala jenis pekerjaan membutuhkan internet sebagai pelengkap.

Bagi Anda yang berminat menjadi PNS, yakinkan lah hati Anda, serta carilah informasi selengkapnya mengenai untung dan ruginya menjadi PNS. Jika hati Anda sudah MANTAP, silakan daftar. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Jika Anda tidak betah menjadi PNS dan Anda ingin keluar dari PNS, anda tidak dapat melakukannya dengan mudah, perlu proses yang cukup ribet. Perlu konsekuensi Anda juga bahwasanya Anda akan menerima di tempatkan di daerah manapun di seluruh Indonesia, dan akan tinggal di daerah tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama.

Saya ucapkan selamat berjuang, calon abdi negara !! Jadilah Abdi negara yang bersih, jujur, dan anti korup. Bangsa ini sudah banyak PNS-PNS tua yang sudah TIDAK PRODUKTIF, yang hanya datang baca koran ngobrol makan lalu pulang, yang hanya membebani APBN, dan HARUS segera di lengserkan. Bangsa ini memerlukan pemikir-pemikir muda yang masih semangat untuk memajukan negeri, serta memberantas praktik-praktik BUSUK yang dianggap lumrah. Saatnya YANG MUDA, YANG DIANGGAP. Selamat bergabung !!

7 Responses to “SIPC, solusi efektif penerimaan CPNS”

  1. Nisa says:

    kakanda sendiri? kalau ga salah kakanda employee juga?

  2. mysyam says:

    ya, as i said in my about, ACTUALLY i wanna be self employee :D

  3. Mail says:

    kerja dimana kang? :)

  4. Ai says:

    jadi inget. Seminggu penuh si bunda sibuk ngurusin begituan.

  5. iks says:

    iyah lipi tuh enak gak perlu antri ngambil no urut, tapi sayah gak jadi daftar ke lipi, ga pinter jadi peneliti mah…apalagi kalau mesti 1 UPT sama dirimuh, bisa ga kuat iman hhahahahaggss ;))

  6. deep says:

    dadi dosen ae lah.. >:)

  7. eliners says:

    Syam, Kalau mau ke Kantor Pusat LIPI rutenya dari Djogja naik apa yaa ? sama kalau nginep di Jakarta dimana ? soalnya mau Ujian CPNS nich ! Balas ke email yaa !

Leave a Reply

pepaya

preload preload preload

Switch to our mobile site