Menikmati Sea Food di Ujung nya Jakarta

October 28th, 2007 | by mysyam |

Ikan, cumi, kepiting, kerang, dll adalah hasil laut yang banyak digemari oleh kebanyakan masyarakat kita. Digoreng, dibakar, dipepes adalah beberapa cara mengolah hasil laut tersebut supaya menjadi santapan yang lezat. Di ujung utara jakarta, tepatnya di muara angke, yaitu suatu kawasan kampung nelayan yang secara administratif terletak di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini kita dapat menikmati masakan laut dengan cara “berbeda”. Di jalan dermaga muara angke ini terdapat pasar ikan yang menjual banyak sekali hasil tangkapan laut. Berbagai macam ikan laut seperti kakap merah yang berukuran 60 cm an, berbagai macam udang, cumi, kepiting, dan hewan laut lainnya bisa dengan mudah kita jumpai di pasar tersebut. Lapak-lapak pedagang (kaki lima) yang menjajakan hewan laut berjejer di sepanjang jalan tersebut.


Gbr. Lapak-lapak kaki lima di sepanjang pinggir jalan (id.wikipedia.org)

Menikmati sea food di tempat ini tidak sama dengan menikmati sea food di restoran atau kaki lima di pinggiran jalan seperti biasanya, disini kita mesti belanja terlebih dahulu ikan atau hewan laut lainnya yang ingin kita santap di pasar ikan. Kemudian hasil belanja kita bawa ke tempat (warung) yang menyediakan jasa memasak ikan yang kita belanjakan tadi. Terdapat banyak sekali warung yang bisa kita pilih. Kita bisa “request” cara memasak seperti apa yang kita inginkan, apakah ingin dibakar, digoreng, di pepes,  digoreng tepung, dll.


Gbr. Pujaseri (Pusat jajanan serba ikan) di muara angke (id.wikipedia.org)

Sambil menunggu proses memasak yang biasanya memakan waktu lama (kami menunggu kurang lebih 50 menit) kita bisa mengisi perut terlebih dahulu dengan sajian OTAK-OTAK yaitu makanan yang terbuat dari ikan (biasanya ikan tengiri) lalu dibungkus daun pisang dan dipanggang. Selain otak-otak, kita bisa juga menikmati kerupuk Amplang yaitu kerupuk yang terbuat dari tepung tapioka dan ikan (yang biasanya dipakai juga ikan tengiri). Tak ketinggalan selama kita menunggu juga terdapat banyak sekali musisi jalanan yang mencoba menghibur (meskipun saya tidak terhibur karena rasa lapar masih tetap ada) :(.


Gbr. Otak-otak (id.wikipedia.org)

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya makanan yang ditunggu pun segera datang. Nila goreng, Nila bakar, Udang Goreng, dan Bawal Goreng pun segera tersaji di hadapan kami. Dua ciduk nasi, sambal kecap, dan daun lalap menemani sajian ikan laut yang kami pesan. Selamat menikmati.. :D

Pelajaran buruk dari menikmati Sea Food di muara angke

Dari pengalaman kami menikmati seafood di muara angke ada beberapa “pelajaran” yang kami terima. Pelajaran tersebut adalah bahwa timbangan yang dipakai oleh para penjual ikan di pasar ikan tersebut TIDAK VALID. Kami telah membuktikannya, yaitu ketika udang yang kami beli di pasar ikan sejumlah 1 kg (berdasarkan timbangan penjual ikan di pasar tsb) kami timbang kembali di tempat warung yang memasak ikan kami dengan timbangan yang lebih Valid, hasilnya kami hanya mendapat udang sejumlah 0,5 kg atau menjadi berkurang setengahnya. Para pedagang di situ memang sudah kompak. Sebenarnya kami sudah tahu masalah ini, hanya sewaktu kami membeli dan ingin menimbang ikan belian kami tsb di tempat lain di luar pasar tidak diperbolehkan. Bagaimana dengan nila dan bawal yang kami beli yah.. :-?

Tips menikmati ikan di muara angke
Bagi Anda yang ingin menikmati seafood si kawasan muara angke ini, ada baiknya menyimak tips  berikut ini:

  1. Sebelum berangkat ke lokasi, tidak usah mandi terlebih dahulu karena dipastikan ketika selesai makan disitu badan menjadi bau amis dan juga bau asap, jadi percuma saja kalau mandi dahulu, dan jangan menggunakan pakaian yang bagus kenakanlah pakaian yang biasa saja.
  2. Kenakan alas kaki yang nyaman dan tidak usah yang bagus-bagus, karena kawasan pasar ikan tersebut dapat dipastikan becek lebih-lebih kalau musim hujan.
  3. Siapkan kantong kresek atau koran. Kantong kresek digunakan untuk menyimpan sandal (yang kita pakai untuk becek-becekan) ketika naik ke mobil. Atau bisa juga kita gunakan kertas koran sebagai alas di mobil kita, sehingga di dalam mobil tidak menjadi ikut becek.
  4. Bagi yang tidak tahan bau amis, lebih baik tidak usah pergi karena setelah masuk kawasan tersebut bau amis langsung tercium. Tapi lama-kelamaan bau amis tersebut hilang karena hidung kita telah menyesuaikannya.
  5. Untuk menghindari penipuan timbangan di pasar ikan, sebaiknya kita jangan langsung berbelanja, melainkan mendatangi tempat masak Sea Food terlebih dahulu dan mengajak si tukang masak tersebut sebelum kita belanja ikan untuk ikut berbelanja dengan kita. Atau kalau malas becek-becekan bisa juga menyuruh si tukang masak tersebut untuk membelanjakan untuk kita. Mereka dengan senang hati akan melayani kita.

Menikmati sea food di sini memang cocoknya rame-rame bisa bersama keluarga atau juga bareng teman-tema. Selamat menikmati Sea Food… :)

  1. 14 Responses to “Menikmati Sea Food di Ujung nya Jakarta”

  2. By gaksukaseafood on Oct 28, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.4 on Windows Windows XP | Reply

    ckckckck… tumben kanda kulineran.

  3. By trias on Oct 29, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    Om kalau cuma mau makan seafood ko ya nyarinya sampai ujung Jakarta tho. Di bogor kan ada om.. Jauh di ongkos tahu om.. Makannya ga seberapa tapi ongkos nya itu lho hehehe… Tapi kan om kaya… Kaya….. hehehe

  4. By annots on Oct 29, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    Sebelum berangkat ke lokasi, tidak usah mandi terlebih dahulu karena dipastikan ketika selesai makan disitu badan menjadi bau amis dan juga bau asap, jadi percuma saja kalau mandi dahulu, dan jangan menggunakan pakaian yang bagus kenakanlah pakaian yang biasa saja.

    Tidak usah mandi, karena ikan yang kita makan ga milih2 cuma mau dimakan sama orang yang sudah mandi, hehehe

  5. By hendito on Oct 29, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    di asalku banyuwangi mah murah dan segar ikannya

  6. By kw on Oct 29, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.0.6 on Windows Windows XP | Reply

    dulu suka ke muara karang. apakah tempat ini yang dimaksud?
    di pejompongan juga ada seafood yang tak kalah menariknya….

    nyam nyam nyam….

  7. By mysyam on Oct 30, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    @kw:
    Ya benar, orang memang menyebutnya muara karang, tapi sebenernya wilayah tersebut namanya muara angke, kecamatan penjaringan.

    Wah kalau di pejompongan saya blum pernah..

  8. By [ew] on Oct 30, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    pas baca postinganmu hampir saja aku mau nanya bedanya ama muara karang apaan, ternyata udah ada yg komen plus kamu tanggapin, yowis ngga jadi nanya.

    wah itu selisih timbangannya kok banyak amat setengahnya, lumayan kan klo udang 1/2 kg. Klo gitu bawa timbangan sendiri aja bisa-bisa ditabokin ama penjualnya.

  9. By Ai on Nov 2, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.8 on Windows Windows XP | Reply

    Aku suka seafood..
    Tapi..
    Karena kadar lemaknya lebih banyak dari daging sapi. Jadinya makannya ga boleh banyak2. huhu.

  10. By Anang on Nov 3, 2007 | Using Opera Opera 9.21 on Windows Windows XP | Reply

    nyamnyam

  11. By andi bagus on Nov 4, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.7 on Windows Windows XP | Reply

    makNy*s..jadi laper..

  12. By escoret on Nov 5, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.0.6 on Windows Windows XP | Reply

    mukamu mana sam..????
    takut..????emang seserem muka copet..???

    *Alergi ikan laut…!!! Sign..!!!

  13. By zam on Nov 5, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0 on Windows Windows 98 | Reply

    alergi sea food!

    tp kalo urusan olah-mengolah ikan laut, SURABAYA jagonya..

    kalo cuman kepiting, cumi, ikan, biasa..

    di Surabaya, tripang dan terung pun bisa dijadikan makanan (kerupuk). ada juga kupang (semacam remi, bentuknya kek kerang tapi berukuran kecil), simping (sejenis kerang, tapi pipih sekali dan warna cangkangnya mirip mutiara), hingga gurita pun bisa diolah..

    coba aja ke Kenjeran, kalo pas ente berkesempatan.. :D

  14. By iks on Nov 6, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.9 on Windows Windows XP | Reply

    seafood itu katanya bisa membuat darah tinggi yah? Pantes aku klo bis makan seafood suka gampang emosi ;)) tapi suka sih klo seafood mah paling suka cumi dan udang :D klo otak-otak di anyer banyak juga enak tapi lebih jauh yah he he

  15. By mysyam on Nov 6, 2007 | Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.4 on Windows Windows XP | Reply

    @zam: haha.. emang kalau raja jengjeng tahu banyak :top

Post a Comment

anggur