Kenapa si Jakarta Macet ?
November 15th, 2007 | by mysyam |Kira-kira kenapa yah jakarta yang sudah macet, menjadi semakin macet ?. Pertanyaan yang menurut saya klasik. Semua warga yang berdomisili dan mobilitasnya di jakarta dan sekitarnya telah tahu jawabannya. Jakarta adalah ibu kota negara, pusat bisnis, pusat perekonomian, pusat pemerintahan, dan tidak ketinggalan pusat kriminalitas. Ratusan ribu kendaraan yang berasal dari daerah sekitar masuk ke jakarta setiap hari, sementara itu kapasitas jalannya terbatas. Pertumbuhan penambahan kendaraan tiap tahun tidak seimbang dengan pertumbuhan penambahan kapasitas jalan. Jadilah Jakarta ibu kota negara kita ini Kota Macet. Bahkan para pakar mengungkapkan jika keadaannya seperti ini terus, tahun 2014 Jakarta akan stagnan, macet total.

Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Dibangunlah public transportation semacam busway dan monorail. Pembangunan jalur busway inilah yang dikambinghitamkan menjadi penyebab kemacetan yang MAKIN PARAH di Jakarta sekarang ini. Demonstrasi serta PISUHAN dari masarakat pun muncul. Waktu tempuh Bogor - Jakarta (dengan kemacetan biasa saja) bisa ditempuh satu hingga satu setengah jam, kini seiring dengan adanya pembangunan jalur busway waktu tempuhnya menjadi dua hingga tiga jam. Orang harus berangkat lebih pagi jika tidak ingin terlambat. Kemacetan di jakarta selain membikin stres (karena bentar-bentar misuh) juga membuat kaki makin besar (karena sebentar nginjek gas, sebentar lagi nginjek kupling, lalu rem) terkecuali pengguna mobil matic.
Disiplin !! ya, disiplin adalah langkah awal yang tepat untuk mengurangi parahnya kemacetan yang terjadi. Bayangkan semua pengendara, baik sepeda motor, mobil, angkot, metromini, bus kota MEMATUHI RAMBU dan DISIPLIN, saya rasa kemacetan di jakarta tidak separah sekarang. Jalan memang terbatas, tapi kalau penggunanya disiplin, tidak akan menjadi separah ini. Tidak bisa dipungkiri, perilaku para pengendara di Jakarta yang se enak udele dewe (seenak udel sendiri). Lihat saja tingkah laku sepeda motor yang susah diatur, nyelip sana nyelip sini, ngebut di lajur kanan, mendahului dari kiri, nyebrang sembarangan, jalur busway di embat, dll. Diperparah dengan KELAKUAN si sopir angkot garong dan sopir bus kota garong, berhenti mendadak, naik turunkan penumpang sembarangan (bahkan di tempat terlarang). Gimana tidak macet, sudah jalan penuh sesak, eh si angkot garong dan si bus kota garong berhenti sembarangan. Otomatis kendaraan di belakangnya juga ikut berhenti, jadilah macet.
Pembangunan jalur busway bukanlah satu-satunya biang kemacetan di jakarta, justru perilaku kita dalam berkendaralah yang menjadi POKOK permasalahan. Memang kita harus mengakui, bahwa langkah pemerintah untuk membuat sarana transportasi publik memang MASIH KURANG maksimal. Kereta Rel Listrik yang menjadi favorit masyarakat karena murahnya masih kurang di optimal, Koridor busway yang sudah dibangun pun masih kurang maksimal pemanfaatannya, jumlah armada busway yang masih terbatas (untuk beberapa koridor) masih belum di benahi, sehingga penumpukan penumpang di halte pun semakin banyak yang ujungnya orang pun males pindah ke busway, sama-sama tidak nyaman.
Saya pikir jika mulai sekarang kita DISIPLIN mematuhi rambu lalu lintas di jalan, membuang rasa gengsi untuk naik kendaraan umum, kemudian didukung oleh aparat yang menindak tegas setiap pelanggar lalu lintas, lalu pemerintah mulai mengoptimalkan sarana yang ada, membenahi kekurangan-kekurangan sarana transportasi publik, bukan hal yang mengada-ada kalau jakarta kita akan terbebas dari masalah kemacetan.
25 Responses to “Kenapa si Jakarta Macet ?”
By didut on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
kalau untuk Jakarta sih disiplin juga belon cukup
.. wong mobil/motor nambah tiap hari tp jalannya segitu-segitu aja 
By zam on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
ya ya.. saya jadi makin males ke Jakarta..
By annots on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
pertaminyak!!!
By annots on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
Macet? Lho Jakarta kan sudah ada ahlinye?
By annots on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
Bahkan para pakar mengungkapkan jika keadaannya seperti ini terus, tahun 2014 Jakarta akan stagnan, macet total.
Walah kok ngeri mas? sampe 2014 terus jadi kota macet?
By ahlinye Jakarte on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
*Injek-injek annots*
By iks on Nov 15, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
ayoo..ayooo…yang punya mobil ato motor taroh aja mobilnya di rumah, naek bis ajah, yah emang sih banyak copet tapi klo hati2x kan mudah2an gada apa2x. Setahun dua tahun, bela2in deh kena panas bis.
Lah ini bisanya ngeluh, tapi tetep bawa mobil sendiri..yang pasti Public Transport sih, dan pembatasan mobil, parkir mobil dimahalin ajah, 3 in 1 mulai dari ujung jakarta ajaaaa…
moga-moga program gubernur janji tentang perbaikan public transport jadi kenyataan.
By funkshit on Nov 15, 2007 | Using
Opera 9.21 on
Windows XP | Reply
hah naik bis ? ngga ada keren2 nya akh..
walopun macet, wlopun telat, walopupn panas, yang penting keren
By ekowanz on Nov 16, 2007 | Using
Opera 9.10 on
Windows XP | Reply
kl sepi ya namanya bkn jakarta kang…
By manda on Nov 16, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.6 on
Linux | Reply
kalo gak macet ga jakarta namanya..itu kan menjadi ciri khas.
By deep on Nov 16, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.1 on
Windows XP | Reply
nek gak macet iku jenenge dudu jakarta kang..
By uthie on Nov 16, 2007 | Using
Mozilla Firefox 1.5 on
Windows XP | Reply
emang udah kodratnya jakarta ituh biang macet
By escoret on Nov 16, 2007 | Using
Mozilla Firefox 1.0.6 on
Windows XP | Reply
dalemmmmm..inilhooo…kata2 yg dalem itu….
[....] Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Dibangunlah public transportation semacam busway dan monorail. Pembangunan jalur busway inilah yang dikambinghitamkan menjadi penyebab kemacetan yang MAKIN PARAH di Jakarta sekarang ini. Demonstrasi serta PISUHAN dari masarakat pun muncul. Waktu tempuh Bogor - Jakarta (dengan kemacetan biasa saja) bisa ditempuh satu hingga satu setengah jam, kini seiring dengan adanya pembangunan jalur busway waktu tempuhnya menjadi dua hingga tiga jam. Orang harus berangkat lebih pagi jika tidak ingin terlambat. Kemacetan di jakarta selain membikin stres (karena bentar-bentar misuh) juga membuat kaki makin besar (karena sebentar nginjek gas, sebentar lagi nginjek kupling, lalu rem) terkecuali pengguna mobil matic.
Disiplin !! ya, disiplin adalah langkah awal yang tepat untuk mengurangi parahnya kemacetan yang terjadi. Bayangkan semua pengendara [....]
eh,sam…kpn ke jogja…????
By iks on Nov 16, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
di bogor juga makin macet tuh, terutama jalan mau ke Darmaga tempat dimana kampus IPB berada yang biasa dipake untuk ITIKAF itu
By kenz on Nov 17, 2007 | Using
Safari 522.15.5 on
Mac OS X | Reply
iya.. lucunya orang sekarang itu emang misuh-misuh dulu baru mikir… lah yang buat macet kan mereka sendiri
sekarang jogja juga mulai macet! kita terlambat berpikir untuk membangun transportasi masal.
By andi bagus on Nov 17, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.7 on
Windows XP | Reply
macet adalah lumrah..di dunia mana sih negara yg gak pernah macet..heheheh..perilaku dalam berkendara juga menentukan macet atau tidak nya di jalan raya..
By putry on Nov 17, 2007 | Using
Internet Explorer 7.0 on
Windows Vista | Reply
wooaaa. bener! saya yang orang daerah.. setiap hari misuh2 ngeliat jakarta!
2014 bakal macet total?? waks. saya balik ke kalimantan aja ahh
” btw, lam kenal 
By randi on Nov 18, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
hmmm, gw harap segera diwujudkan itu yang namanya Monorail, trus Subway (kereta bawah tanah yg keren dan nyaman kayak di JPN or singapore). hii. tapi tarifnya jangan mahal.
By finkz on Nov 18, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
ada si komo lewat mas… hehehhehee
By garmin gps on Nov 21, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows Server 2003 | Reply
salam kenal…. trims informasinya
By Rach016 on Nov 22, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
Ini nyata Hanya di Indonesia.
dah lama ga nengok Blogmu.
OOT : Kapan Kawin Om?
By kw on Nov 23, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
ho ho busway dan monorail hanya solusi sementara sampai semua hal tak terpusat di jakarta. enaknya jakarta dijadiin pusat apa ya? pusat mesum setuju gak ya?
By diditjogja on Nov 25, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.6 on
Windows XP | Reply
lingakaran setan mas…..gak selesai dibahas dalam sebuah buku, karangan sutiyoso sekalipun
By trias on Nov 30, 2007 | Using
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP | Reply
Aduh om, namanya juga Jakarta pasti macet dong. Soalnya tiap hari si Komo lewat hehehe… Yang pasti ni alasannya karena pertambahan mobil yang banyak tidak dibarengi dengan pertambahan jalan. Dan lagi, dulu penataan kotanya salah. Masa pusat pemerintahan disatukan dengan pusat perdagangan, ekonomi dan bisnis. Nah beginilah akibatnya. Satu lagi pelayanan angkutan umum yang tidak bagus menyebabkan orang2 males naik angkutan umum sehingga angkutan pribadi semakin hari semakin banyak hehehe…
By Jakarta Links on Jul 25, 2008 | Using
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP | Reply
BARU!!! http://www.jktlinks.com
Menghubungkan semua badan usaha khusus di Jakarta.
Gratis untuk mencatumkan link webside Saudara bulan ini.
Badan usaha tidak mempunyai website???
Kami dapat memberikan paket komplit dengan harga bagus.
Hormat kami,
Jeffrey & Feggy
Managing Director
Jakarta Links
Webshop: http://webshop.jakartalinks.com