Jul 10

Virus (diambil dari computerport.com)

Virus adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh admin jaringan yang menggunakan sistem operasi windows, baik untuk server ataupun klien-klien. Penyebaran virus yang begitu cepat di kalangan kantor-kantor akibat dari pertukaran data baik dari sharing folder ataupun melalui media seperti USB flash drive (flash disk), cukup meresahkan sang admin, dimana rekan-rekan nya mengeluh padanya akibat permasalahan virus ini. Berbagai langkah pun dilakukan oleh sang admin, bisa dengan menginstall antivirus di komputer rekannya itu, mengupdate antivirus yang terinstall di komputer rekannya itu, ataupun mencopot harddisk komputer (laptop) rekannya itu untuk ia scan di komputer lain yang sudah terinstall antivirus terupdate. Anti virus X hanya bisa mendetek, tapi tidak bisa melakukan cleaning, antivirus Y bisa mendeteksi virus, tapi data asli yang diubah menjadi virus dihapus (delete) olehnya, akibatnya datanya menjadi hilang. Jika data tersebut merupakan data yang penting, si rekan tidak terima karena datanya hilang, si admin tidak mau disalahkan juga, dan semua menjadi kesal. Permasalahan tersebut tidak seharusnya terjadi, apabila si admin menerapkan beberapa langkah sbb:

  • Jadikan satu komputer sebagai “Antivirus Update Server” , komputer ini terinstall antivirus yang selalu terupdate. Selain itu, komputer ini juga terinstall aplikasi Antivirus untuk server, semacam McAfee Pilot, ataupun AVG versi server. Komputer ini juga melayani penyebaran update ke klien-klien. Lebih mudah lagi, komputer ini adalah Domain Controller, sementara klien-klien nya telah join domain dengan komputer ini, sehingga tidak hanya update, bahkan instalasi antivirus dari server ke klien pun bisa dilakukan, tanpa disadari klien. Dari komputer ini juga bisa dimonitor mana klien yang belum dan yang sudah melakukan update.
  • Pastikan admin telah “menjamah” setiap komputer (ataupun laptop) baru yang masuk ke dalam jaringannya, baik komputer tersebut milik kantor, ataupun milik pribadi. Pastikan admin telah mengecek apakah terdapat antivirus atau tidak, terupdate ataupun tidak, dan yang paling penting adalah install antivirus yang sesuai dengan server kita, sehingga updatenya mudah.
  • Pastikan antivirus di klien menjalankan autoupdate. Sehebat apapun antivirus, jika tidak pernah di update ya sama saja bohong. Namun fasilitas autoupdate ini juga bisa menjadi bumerang bagi si admin karena koneksi internet yang melambat dan bandwidth habis karena semua klien mengupdate antivirus secara bersamaan. Supaya lalulintas internet tidak disibukkan dengan autoupdate antivirus klien, bisa dibuat supaya si klien mengambil update dari server lokal. Nah aplikasi seperti point pertama diatas adalah solusinya.
  • Jika tidak ada aplikasi antivirus versi server, dan terpaksa masing-masing klien harus update langsung melalui internet, maka yang perlu diperhatikan adalah waktu updatenya. Pilihlah waktu ketika koneksi sedang idle, seperti ketika pagi hari, jam 9 sampai jam 10 mungkin masih idle jika dibandingkan dengan jam selanjutnya.

Pada intinya semua tergantung dari admin jaringan, apakah dia bisa memberikan trust ke rekan-rekan kantornya atau tidak. Percayalah, rekan-rekan kantor hanya tahu memakai saja, tanpa mau tahu permasalahan yang sifatnya teknis, kecuali beberapa gelintir orang. Yang mereka inginkan adalah komputer (laptop) nya tidak lelet, koneksi internet cepat, dan bebas virus. Jika rekan-rekan telah percaya pada si admin, mereka akan mendengar apa yang admin ucapkan :).

*gambar ilustrasi diambil dari computerport.us

22 Responses to “Permasalahan Virus di Kantor”

  1. zam says:

    mantab!

    ijo-ijo buat syam!

  2. repot ah jadi admin…
    sapa suruh jadi admin? :P

  3. mysyam says:

    #zam: mata saya ga ijo zam
    #adham: koq make opera on win Xp :-? mek nya kmn?

  4. repot sih repot, cuman gajinya ini juga pasti repot saking besarnya..ya kan ? ;)

  5. mysyam says:

    #okta: iya repot ni,recehan semua :p

  6. Blackman says:

    le kurang ajar kuwi sing gawe virus… mas…

  7. nico says:

    iya bener tuh!

  8. abdee says:

    Yang paling susah adalah mengendalikan flashdisk..

  9. ngodod says:

    paling mumet sama user yang ngeyel… wis sok tau, ngeyel sisan.

  10. mysyam says:

    #blackman: ga ada virus nanti avg, norton, mcafee bangkrut mas :D
    #nico: apanya yg bener ;))
    #abdee: asalkan komp kita tahan banting sm virus, ga masalah mas
    #ngodod: sing penting ngenetnya lama, bayare kan banyak :p

  11. kw says:

    pakai linux gimana?

  12. Mek nya di rumah, itu komp kantor :P

  13. Mek nya emang ga dibawa ke kantor, sengaja..
    ntar kasian temen2 di kantor pada ‘mupeng’ semua :)) wakakakakakak… =))

  14. mysyam says:

    #kw: pake linux bebas virus boss..
    #adham: kirain dah bosen ma mek, hibahin ke saya ajah >:D<

  15. jarwadi says:

    ya …
    masalahnya ini komplek bin rumit sih, tapi masalah utamanya bisa jadi ada di kesadaran kita dalam berkomputer aman.

    Asal download, asal pasang cabut flash drive, asal copy.

    Anti virus server, keknya solusi yang menarik juga. Ada saran yang lain ga? supaya kita ga pusing menjadi admin di kantor

  16. Sandra says:

    emang merepotkan mas, blm lama ini flashdisk ku kena virus. dapetnya dr warnet. celakanya antivirus di komp. ku ga mendeteksi ada virus, tp komp. tmn blg ada virus, trus filenya terhapus.
    repot deh.

    Sandra

  17. mysyam says:

    #jarwadi: solusi lain ? pastikan tiap klien terupdate, itus saja, pengalaman di kantor saya fine-fine saja :)
    #sandra: berarti komputer anda blum terupdate tuh antivirusnya :d

  18. escoret says:

    yoolooohhhh….bahas virus malah kyk nulis arisan..kekekke

  19. Armand says:

    Menurut saya SDMnya juga perlu diberi pemahaman tentang virus itu sendiri, biar lebih mengerti dan memahami, jadi nggak perlu repot kena virus melulu.

  20. poer says:

    tapi satu masalah pak syam, terkadang sulit untuk memastikan manajemen dalam memakai antivirus berbayar :-D

  21. MaNongAn says:

    jika masih menghadapi sesama pegawai/buruh sih masih ok² aja, tapi kalo udah ngadepin pimpinan ngeyel …. bisa mendadak tambah tua kita.

    .::he509x™::.

  22. Yayat says:

    kebetulan ditempat saya bekerja menggunkan antivirus berbayar (symantec endpoint V.11) yang saya taruh di server tus update ke klien melalui server lokal jadi tidak terlalu mempengaruhi bandwith, cuman masalahnya ada beberapa user yang kurang memahami manfaat dari antivirus tersebut, sudah dikasih antivirus eh.. g mau scan kalo tiap kali masukin flashdisk, udah disetting weekly scan autimatic ke seluruh pc, giliran proses scan pada dimatikan, alesanya bikin lambat, padahal proses scan aku setting jam 11.30 siang tiap hari jum’at…

Leave a Reply

pepaya

preload preload preload

Switch to our mobile site