Tahun 2002 saya mulai menginjakkan kaki di jogja, tepatnya ketika saya mulai kuliah di Universitas tertua di Indonesia ini. Kenapa saya memilih jogja? karena pada waktu itu Jogja terkenal sebagai kota pelajar dan jarak nya hanya 2,5 jam perjalanan dari tempat saya tinggal. Di kota gudeg ini saya pun banyak berkenalan dengan teman-teman yang berasal dari luar daerah, dari sabang sampai merauke. Teman kuliah, teman kost, teman nongkrong di angkringan “mas kempo” (ah jadi kangen..), teman jamaah di mesjid, teman main basket, teman asisten praktikum (Mas mamiek pa kabar?
), teman operator warnet Merapi Online, teman-teman user-user SIC, dan teman-teman yang lain.
Tahun 2005 alhamdulillah saya lulus, dan bulan November tahun tsb saya baru melaksanakan Wisuda.
Tahun 2006 awal saya masih menjadi Teknisi di Student Internet Center (SIC) MIPA UGM bersama-sama dengan Zam, Priyai Sae (Arnanto), Mas Ahmed, Mas Ian, Mas Wiwin, dan mba-mba SIC (Dina, Ria, Lily, dan Win). Pa kabar kalian semua? 
Mei 2006 saya berhenti dari SIC, karena pada waktu itu saya ketrima kerja di Kota Hujan. Pada bulan-bulan ini juga saya mulai meninggalkan kota Jogja, kota yang bagi saya penuh dengan kenangan. Tawa, canda, sedih, lucu, bodoh, haru, susah, senang, seru, gila.. dan berbagai ungkapan perasaan hati yang lain.
SAYA KANGEN JOGJA…
Tanggal 27 Mei saya sudah tinggal di sepupu saya di Kemayoran Jakarta pusat. Kebetulan pukul 10.00 saya menyaksikan kilasan berita di TV, pada saat itu lah saya baru tahu bahwa kota yang selalu ngangenin bagi saya ini baru saja di goncangkan dengan dahsyat oleh bumi. Pada saat itu juga, saya mencoba menghubungi kawan yang ada di jogja, akan tetapi tidak bisa. Baru setelah sorenya, saya kirim sms dan alhamdulillah terkirim. Saya tanya keadaannya disana bagaimana, alhamdulillah dia nya sendiri selamat dan teman-temannya juga. Alhamdulillah..
Sehari kemudian, berita gempa di jogja ini menjadi Headline berita-berita di TV dan media cetak, termasuk surat kabar Pos Kota. Dan saya pun tidak bisa berbuat apa-apa, sementara teman-teman di jogja (Zam, adi, dkk) sibuk menjadi relawan. Salut buat kalian

Sebulan dua bulan berlalu, saya hanya bisa mengikuti perkembangan di jogja dari berita-berita di internet, situs helpjogja, dan juga postingan-postingan teman-teman blogger jogja. Kegiatan-kegiatan amal pun tidak ketinggalan dilakukan oleh teman-teman blogger jogja, seperti yang mereka sebut dengan Klaten Ceria.
Tak terasa, hari ini telah genap satu tahun. Semoga kita bisa mengambil hikmah atas apa yang telah terjadi. Bukankah ini teguran bagi kita? sudah sepatutnya kita membuka telinga kita lebar-lebar, mendengarkan baik-baik teguran yang telah kita terima. Bukan.. bukan dengan cara melarung sesaji, DIA tidak butuh sesaji itu.. bukan.. bukan dengan cara berebut gunungan untuk ngalap berkah… bukan… bukan dengan cara itu DIA memberi keselamatan dan keberkahan kepada kita.. bukan.. bukan dengan itu sodaraku….
Recent Comment