Jan 04

Selamat menempuh hidup baru…

Tulisan tersebut tertera di beberapa lembar kertas ucapan. Ah, siapa bilang hidup saya baru hidup, dari dulu saya sudah hidup, bahkan sudah 23 tahun saya hidup. Sudah cukup lama kan? jadi saya rasa tidak tepat ucapan tersebut (selain tidak di syariatkan)

Barokallohulaka wabaroka ‘alayka wajama’a baynakuma fiikhoir…

Nah, kalau yang ini saya baru meng-amini nya. aamiin..

Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, kekurangan di sana-sini adalah hal yang sangat wajar dan bisa di maklumi.

Kehidupan yang berbeda dari sebelumnya pun saya rasakan. Dari hal yang paling kecil seperti makan, tidur, pembagian waktu, dll pun berubah. Biasanya makan tidak teratur, pagi kadang sarapan kadang males, sekarang mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam menjadi teratur. Biasanya tidur hanya ditemani bantal, kini ada “guling” yang menemani.

Tidak hanya dalam hal kehidupan sehari-hari, masalah keuangan pun menjadi benar-benar diatur dengan seksama. Perencanaan keuangan yang baik menjadikan hasil yang baik pula.

Beruntung saya mendapatkan “belahan jiwa” yang bukan artis, yang mau makan meskipun hanya sambel dan tempe goreng, yang mau diajak susah, yang mau menerima kekurangan saya, dan yang paling penting mau ngopeni saya. Kami memang masih berumur jagung untuk dikatakan berumahtangga. Kami masih harus banyak belajar. Bercanda ala anak kecil pun masih kami lakukan, terkadang masalah “serius” pun malah menjadi bahan bercanda. Entahlah, kami merasa bukan sebagai suami-istri tapi mungkin lebih tepat dikatakan 2 orang teman akrab. Terlepas dari itu semua, niat kami sama serta tulus mengharap Ridho-Nya dan mengikuti Sunnah Rosul-Nya.

Keputusan besar telah saya buat, dan saat ini saya tengah menjalani proses nya, tentunya akan ada banyak batu sandungan ke depan. Semoga kami bisa melewatinya dengan kesabaran. Doakan, semoga keberkahan Alloh senantiasa tercurah kepada kami. aamiin..

22 Comments »
preload preload preload