<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mysyam dot net &#187; refreshing</title>
	<atom:link href="http://mysyam.net/index.php/category/refreshing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mysyam.net</link>
	<description>syam&#039;s blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Mar 2011 15:58:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Menikmati Sea Food di Ujung nya Jakarta</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2007/10/28/menikmati-seafood-di-muara-angke/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2007/10/28/menikmati-seafood-di-muara-angke/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2007 03:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[refreshing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/index.php/2007/10/28/menikmati-seafood-di-muara-angke/</guid>
		<description><![CDATA[Ikan, cumi, kepiting, kerang, dll adalah hasil laut yang banyak digemari oleh kebanyakan masyarakat kita. Digoreng, dibakar, dipepes adalah beberapa cara mengolah hasil laut tersebut supaya menjadi santapan yang lezat. Di ujung utara jakarta, tepatnya di muara angke, yaitu suatu kawasan kampung nelayan yang secara administratif terletak di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ikan, cumi, kepiting, kerang, dll adalah hasil laut yang banyak digemari oleh kebanyakan masyarakat kita. Digoreng, dibakar, dipepes adalah beberapa cara mengolah hasil laut tersebut supaya menjadi santapan yang lezat. Di ujung utara jakarta, tepatnya di muara angke, yaitu suatu kawasan kampung nelayan yang secara administratif terletak di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini kita dapat menikmati masakan laut dengan cara &#8220;berbeda&#8221;. Di jalan dermaga muara angke ini terdapat pasar ikan yang menjual banyak sekali hasil tangkapan laut. Berbagai macam ikan laut seperti kakap merah yang berukuran 60 cm an, berbagai macam udang, cumi, kepiting, dan hewan laut lainnya bisa dengan mudah kita jumpai di pasar tersebut. Lapak-lapak pedagang (kaki lima) yang menjajakan hewan laut berjejer di sepanjang jalan tersebut.</p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/57/Fish_trader_070826-332_mank.jpg/220px-Fish_trader_070826-332_mank.jpg" /><br />
<em>Gbr. Lapak-lapak kaki lima di sepanjang pinggir jalan (id.wikipedia.org)</em></p>
<p>Menikmati sea food di tempat ini tidak sama dengan menikmati sea food di restoran atau kaki lima di pinggiran jalan seperti biasanya, disini kita mesti belanja terlebih dahulu ikan atau hewan laut lainnya yang ingin kita santap di pasar ikan. Kemudian hasil belanja kita bawa ke tempat (warung) yang menyediakan jasa memasak ikan yang kita belanjakan tadi. Terdapat banyak sekali warung yang bisa kita pilih. Kita bisa &#8220;request&#8221; cara memasak seperti apa yang kita inginkan, apakah ingin dibakar, digoreng, di pepes,  digoreng tepung, dll.<span id="more-41"></span></p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/83/Pujaseri_angke_070826-329_mank.jpg/220px-Pujaseri_angke_070826-329_mank.jpg" /><br />
<em>Gbr. Pujaseri (Pusat jajanan serba ikan) di muara angke (id.wikipedia.org)</em></p>
<p>Sambil menunggu proses memasak yang biasanya memakan waktu lama (kami menunggu kurang lebih 50 menit) kita bisa mengisi perut terlebih dahulu dengan sajian OTAK-OTAK yaitu makanan yang terbuat dari ikan (biasanya ikan tengiri) lalu dibungkus daun pisang dan dipanggang. Selain otak-otak, kita bisa juga menikmati kerupuk Amplang yaitu kerupuk yang terbuat dari tepung tapioka dan ikan (yang biasanya dipakai juga ikan tengiri). Tak ketinggalan selama kita menunggu juga terdapat banyak sekali musisi jalanan  yang mencoba menghibur (meskipun saya tidak terhibur karena rasa lapar masih tetap ada) <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' />.</p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/63/Otak-otak.jpg/180px-Otak-otak.jpg" /><br />
<em>Gbr. Otak-otak (id.wikipedia.org)</em></p>
<p>Setelah menunggu cukup lama, akhirnya makanan yang ditunggu pun segera datang. Nila goreng, Nila bakar, Udang Goreng, dan Bawal Goreng pun segera tersaji di hadapan kami. Dua ciduk nasi, sambal kecap, dan daun lalap menemani sajian ikan laut yang kami pesan. Selamat menikmati.. <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /><br />
<strong><br />
Pelajaran buruk dari menikmati Sea Food di muara angke</strong><br />
Dari pengalaman kami menikmati seafood di muara angke ada beberapa &#8220;pelajaran&#8221; yang kami terima. Pelajaran tersebut adalah bahwa <strong>timbangan yang dipakai oleh para penjual ikan di pasar ikan tersebut</strong> <strong>TIDAK VALID</strong>. Kami telah membuktikannya, yaitu ketika udang yang kami beli di pasar ikan sejumlah 1 kg (berdasarkan timbangan penjual ikan di pasar tsb)  kami timbang kembali di tempat warung yang memasak ikan kami dengan timbangan yang lebih Valid, hasilnya kami hanya mendapat udang sejumlah 0,5 kg atau menjadi berkurang setengahnya. Para pedagang di situ memang sudah kompak. Sebenarnya kami sudah tahu masalah ini, hanya sewaktu kami membeli dan ingin menimbang ikan belian kami tsb di tempat lain di luar pasar tidak diperbolehkan. Bagaimana dengan nila dan bawal yang kami beli yah.. <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p><strong>Tips menikmati ikan di muara angke</strong><br />
Bagi Anda yang ingin menikmati seafood si kawasan muara angke ini, ada baiknya menyimak tips  berikut ini:</p>
<ol>
<li>Sebelum berangkat ke lokasi, tidak usah mandi terlebih dahulu karena dipastikan ketika selesai makan disitu badan menjadi bau amis dan juga bau asap, jadi percuma saja kalau mandi dahulu, dan jangan menggunakan pakaian yang bagus kenakanlah pakaian yang biasa saja.</li>
<li>Kenakan alas kaki yang nyaman dan tidak usah yang bagus-bagus, karena kawasan pasar ikan tersebut dapat dipastikan becek lebih-lebih kalau musim hujan.</li>
<li>Siapkan kantong kresek atau koran. Kantong kresek digunakan untuk menyimpan sandal (yang kita pakai untuk becek-becekan) ketika naik ke mobil. Atau bisa juga kita gunakan kertas koran sebagai alas di mobil kita, sehingga di dalam mobil tidak menjadi ikut becek.</li>
<li>Bagi yang tidak tahan bau amis, lebih baik tidak usah pergi karena setelah masuk kawasan tersebut bau amis langsung tercium. Tapi lama-kelamaan bau amis tersebut hilang karena hidung kita telah menyesuaikannya.</li>
<li>Untuk menghindari penipuan timbangan di pasar ikan, sebaiknya kita jangan langsung berbelanja, melainkan mendatangi tempat masak Sea Food  terlebih dahulu dan mengajak si tukang masak tersebut sebelum kita belanja ikan untuk ikut berbelanja dengan kita. Atau kalau malas becek-becekan bisa juga menyuruh si tukang masak tersebut untuk membelanjakan untuk kita. Mereka dengan senang hati akan melayani kita.</li>
</ol>
<p>Menikmati sea food di sini memang cocoknya rame-rame bisa bersama keluarga atau juga bareng teman-tema. Selamat menikmati Sea Food&#8230; <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2007/10/28/menikmati-seafood-di-muara-angke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

