<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mysyam dot net</title>
	<atom:link href="http://mysyam.net/index.php/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mysyam.net</link>
	<description>syam&#039;s blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Mar 2011 15:58:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>New UI Google Chrome Option Menu</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2011/03/13/new-ui-google-chrome-option-menu/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2011/03/13/new-ui-google-chrome-option-menu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 15:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[browser]]></category>
		<category><![CDATA[chrome]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mysyam.net/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya saya selalu kesulitan jika melihat tampilan menu &#8220;option&#8221; pada google chrome. Layar 1024 x 600 pixel saya terlalu kecil untuk menampilan secara utuh tampilan option. Task bar windows 7 yang lebar (bisa sih dibuat kecil ukurannya) membuat tampilan menu &#8220;option&#8221; google chrome makin tidak terlihat jelas. Saya kurang menyukai pilihan setting auto hide taskbar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-thumbnail wp-image-234 alignleft" title="Google-Chrome2" src="https://lh4.googleusercontent.com/_wDX0aKc8puE/TXzoBBDPngI/AAAAAAAAAqg/CjoY7Togz9o/s144/Google-Chrome2.jpg" alt="" width="101" height="115" />Biasanya saya selalu kesulitan jika melihat  tampilan menu &#8220;option&#8221; pada google chrome. Layar 1024 x 600 pixel saya terlalu kecil untuk menampilan secara utuh tampilan option. Task bar windows 7 yang lebar (bisa sih dibuat kecil ukurannya) membuat tampilan menu &#8220;option&#8221; google chrome makin tidak terlihat jelas. Saya kurang menyukai pilihan setting auto hide taskbar (yang dengan ini bisa memaksimalkan tampilan window  program), alasannya: saya kurang nyaman ketika ingin melihat jam di pojok kanan bawah, maka  saya harus menggerakkan pointer ke bawah (untuk memunculkan taskbar), yang pada waktu itu jemari saya sedang menari diatas keyboard. Meski hal tersebut sepele, bagi saya tetap kurang nyaman, well saya jarang menggunakan mouse, touchpad bagi saya sudah cukup. Rupanya desainer google chrome mengerti permasalahan ini, hingga akhirnya mereka mengganti desain tampilan menu &#8220;option&#8221; menjadi lebih nyaman dan interaktif. Dari dulu saya menyukai desain produk-produk google yang simple tapi powerfull.</p>
<p><span id="more-232"></span></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"><a href="https://lh6.googleusercontent.com/_wDX0aKc8puE/TXzizW68GXI/AAAAAAAAAqY/URDpA3SI8K8/s800/chrome-option1.PNG"><img title="chrome-option" src="https://lh6.googleusercontent.com/_wDX0aKc8puE/TXzizW68GXI/AAAAAAAAAqY/URDpA3SI8K8/s640/chrome-option1.PNG" alt="" width="640" height="276" /></a><p class="wp-caption-text">new UI option menu</p></div>
<p>Jika sebelumnya menu &#8220;option&#8221; tampil di window yang terpisah dari browser (pop up), maka kali ini menu tersebut tampil di &#8220;halaman&#8221; browser. Yang dengan tampilan seperti ini, pengguna resolusi terbatas seperti saya lebih mudah untuk mengatur opsi-opsi setting di browser saya. Dengan mudah saya dapat mengakses seluruh opsi setting. Sebelumnya tidak semudah ini. Dan yang paling menarik dari new UI ini adalah tambahan menu &#8220;search&#8221; setting. Saya tidak perlu lagi mencari dimana menu untuk mengubah setting proxy ataupun mengatur saved password saya, cukup dengan mengetik kata kunci (misal: password, proxy) maka setting terkait pun muncul. What a great UI.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"><a href="https://lh4.googleusercontent.com/_wDX0aKc8puE/TXzizPijEdI/AAAAAAAAAqU/GFSWj3hiFr4/s800/chrome-option2.PNG"><img class=" " title="chrome-option" src="https://lh4.googleusercontent.com/_wDX0aKc8puE/TXzizPijEdI/AAAAAAAAAqU/GFSWj3hiFr4/s640/chrome-option2.PNG" alt="" width="640" height="287" /></a><p class="wp-caption-text">menu search yang memudahkan</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2011/03/13/new-ui-google-chrome-option-menu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>20 things i learned</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2011/03/05/20-things-i-learned/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2011/03/05/20-things-i-learned/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 20:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/index.php/2011/03/07/20-things-i-learned/</guid>
		<description><![CDATA[Twenty things i learned about browsers and the web (20thingsilearned.com), merupakan sebuah guidebook yang diterbitkan oleh Google. Buku online ini berisi tentang pengetahuan dasar mengenai teknologi web dan internet, khususnya tentang bagaimana cara kerja dari browser dan jugaweb.  Christoph Niemann [1] adalah illustrator guidebook ini.  Buku online ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga pengguna internet biasa (awam) pun dapat dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>T<img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe1.png" alt="" align="left" />wenty things i learned about browsers and the web (<a title="20 things i learned" href="http://20thingsilearned.com" target="_blank">20thingsilearned.com</a>), merupakan sebuah guidebook yang diterbitkan oleh Google. Buku online ini berisi tentang pengetahuan dasar mengenai teknologi web dan internet, khususnya tentang bagaimana cara kerja dari browser dan jugaweb.  <a href="http://christophniemann.com" target="_blank">Christoph Niemann</a> [<a href="http://mysyam.net/index.php/2011/03/05/20-things-i-learned/#1">1</a>] adalah illustrator<br />
guidebook ini.  Buku online ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga pengguna internet biasa (awam) pun dapat dengan mudah mencerna isi dari buku ini. Disamping bahasa yang mudah dicerna, juga terdapat ilustrasi (gambar) yang merupakan analogi dari topik yang sedang dibahas, sehingga pembaca semakin mudah dalam memahami isinya.</p>
<p>Yang juga menarik selain dari content-nya adalah tampilan (design) yang sangat interaktif untuk sebuah online book. Tidak heran, buku online ini dibangun dengan perpaduan dari HTML5, JavaScript, dan CSS3, great <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />. Berikut pembahasannya:<span id="more-208"></span></p>
<p><strong>Loading Halaman</strong><br />
Ketika 20thingsilearned.com di load pertama kita akan disuguhi dengan tampilan loading, sebuah progress bar dengan ikon buku yang terbolak-balik halamannya (menunjukkan yang sedang kita load adalah sebuah buku). Proses load ini tergantung dari kecepatan koneksi kita, akan tetapi secara umum tidak terlalu lama.  FYI, loading buku ini hanya dilakukan sekali saja, jika setelah itu kita go offline pun tetap dapat membaca isi buku ini. Well, HTML5 lah yang mendukung teknologi  -<a href="http://www.html5rocks.com/features/offline" target="_blank">offline web</a>- ini, great <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' />.</p>
<p><strong>Halaman Depan</strong><br />
Setelah progress bar &#8221;penuh&#8221; (100% loaded) kita disuguhi tampilan yang seakan-akan  kita sedang menghadapi sebuah buku nyata. Sebuah buku dengan sampul (dengan kesan hard cover) berwarna biru berbentuk memanjang yang bertuliskan &#8220;20 things i learned about browsers and the web&#8221;. Di sekeliling buku terdapat menu-menu standar buku online yang sangat interaktif untuk memudahkan pembacanya. Diantaraanya adalah: Table of things, foreword, search, print book, share book (socmed), dll. Ketika kita membuka halaman pertama, kita disuguhi transisi (efek flip) yang halus, JavaScript yang digambar di atas <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Canvas_element" target="_blank">Canvas HTML5</a> yang beperan di baliknya.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe2.png" alt="" /></p>
<p><strong>Menu-menu</strong><br />
Table of Things. Berisi seperti halnya daftar isi sebuah buku, hanya saja disajikan dalam bentuk tabel dengan tulisan dan ikon yang interaktif. Sangat memudahkan proses pencarian judul/topik. Cukup dengan klik topik yang kita cari, dengan cepat kita disuguhi halaman yang kita cari, tanpa loading yang melelahkan.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe3.png" border="0" alt="" /></p>
<p><em>Search</em>. Menu pencarian yang cepat dalam menampilkan hasil pencarian. Hasil akan langsung tampil di bawah kotak search, dimana tampilan dari hasil pencarian dapat kita klik untuk menuju halaman yang dicari. Mudah dan interaktif.<br />
<img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe4.png" alt="" /></p>
<p><em>Navigasi</em>. Menu yang paling penting dari sebuah buku elektronik adalah navigasi . Buku online ini menyediakan 2 buah navigasi, yaitu navigasi topik per topik dan navigasi halaman per halaman. Navigasi topik per topik dapat diakses di bawah halaman web, cukup dengan meng-klik saja.<br />
<img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe5.png" border="0" alt="" /></p>
<p>Untuk membuka halaman-halaman yang ada dalam buku ini. Untuk membuka halaman per halaman, kita dapat meng-klik ikon tanda panah di sebelah kanan buku, atau klik di tepian buku sebelah kanan (seperti membalik halaman buku nyata). Dalam poin ini, pengguna komputer tablet merasakan nyamannya membaca buku. Sebagai pengguna laptop (bukan komputer tablet), ternyata saya pun merasakan kenyamanan dalam membaca buku online ini. Secara tidak sengaja ketika saya membaca buku online ini dengan posisi laptop on my lap (di atas pangkuan), saya berpikir alangkah nyamannya jika saya  dapat membalik halaman buku tanpa harus klik (dengan touchpad yang kurang nyaman) tapi cukup dengan menggunakan kontrol keyboard (tombol panah misalnya). Ya, ketika menggunakan laptop di atas pangkuan  maka posisi jari paling nyaman  adalah di atas keyboard (terutama tombol panah). Rupanya designer buku online ini telah memperhitungkan hal tersebut,  great <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> .</p>
<p><em>Share book</em>. Facebook dan Twitter merupakan situs jejaring sosial yang banyak  penggunanya, dan aktifitas berbagi (share) content web dalam situs jejaring sosial juga banyak dilakukan. Untuk memudahkan penyebaran buku ini, maka dibuatlah menu ini. Menu ini dapat diakses dari menu bawah maupun di samping buku. Content yang di share pun tidak hanya keseluruhan isi buku, namun topik tertentu dalam buku pun bisa di share  (seperti misalnya: topik Cloud Computing  saja , topik lain tidak).</p>
<p><em>Print book</em>. Jika menginginkan  buku online ini untuk dijadikan hard copy, maka menu print book solusinya. Terdapat dua pilihan, apakah akan mencetak di kertas dengan printer, atau mencetak (baca: menyimpan) dalam format pdf.<br />
<img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/03/030711_0257_20ThingsILe6.png" alt="" /></p>
<p><em>Zoom</em>. Jika tidak menginginkan animasi flip ketika membalik halaman, menu zoom dapat digunakan. Dimana menu ini akan menghilangkan bentuk (tampillan) buku, dan fokus pada isi (tulisan) dari bukut tersebut. Tampilan tulisanpun menjadi lebih besar.<br />
Hightlight. Teknologi yang juga paduan dari JavaScript dan Canvas HTML5, menu highlight akan memfokuskan tampilan hanya pada buku, sementara menu lain digelapkan, cool.</p>
<p><strong>Resume Reading</strong><br />
Hal terakhir yang paling menarik adalah: apabila kita sengaja maupun tidak menutup browser ketika tengah membaca buku online ini, kemudian kita buka kembali maka muncul menu Resume Reading, apakah kita akan me-resume atau mulai dari halaman awal. Menu yang sangat bermanfaat ketika kita membaca buku yang jumlah halamannya banyak. Menu ini memanfaatkan <a href="http://dev.w3.org/html5/webstorage/" target="_blank">Local API Storage</a>.</p>
<p><strong>Penutup</strong><br />
Teknologi web semakin hari semakin berkembang, dan yang pasti semakin interaktif. Penggunaan HTML5, JavaScript, dan CSS3 berujung pada satu tujuan: Interactive Web. Termasuk buku online ini (yang dibuat dengan paduan 3 teknologi tersebut), feel membaca buku nyata (hard copy) sangat terasa, sangat interaktif.  Makin maraknya penggunaan komputer tablet, makin merebaknya smart phone yang memiliki layar besar, merupakan lahan yang subur bagi para pengembang baik pengembang browser (untuk selalu menciptakan browser yang mendukung teknologi terkini) maupun pengembang aplikasi berbasis web (untuk selalu menciptakan aplikasi-aplikasi berbasis web yang interaktif). Go cloud <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#45;&#41;' /></p>
<p><strong>Referensi</strong><br />
1. Google Code (googlecode.blogspot.com)<br />
2. W3C (dev.w3.org/html5)<br />
3. HTML5 ROCKs (html5rocks.com)<br />
4. HTML5 DEMOs (html5demos.com)</p>
<p>&#8212;&#8211;</p>
<p id="1">[1] Christoph Niemann merupakan illustrator  dan juga penulis buku yang terkenal. Beberapa karya ilustrasi yang dibuatnya bisa dijumpai di beberapa cover majalah, diantaranya: The New Yorker, Newsweek, Wired, The New York Times Magazine dan American Illustration.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2011/03/05/20-things-i-learned/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introduction to Wi-Fi</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2010/09/24/introduction-to-wi-fi/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2010/09/24/introduction-to-wi-fi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2010 02:58:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Wi-Fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Di pasaran, telah banyak kita jumpai perangkat (gadget) yang sudah mengusung teknologi wireless. Diantaranya adalah laptop, netbook, komputer tablet, printer, telepon selular (kelas mid end ke atas). Antar perangkat tersebut dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya dengan tanpa kabel (wireless) karena perangkat-perangkat tersebut telah bersepakat menggunakan bahasa yang sama untuk saling menyapa. Dalam hal ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di pasaran, telah banyak kita jumpai perangkat (gadget) yang sudah mengusung teknologi wireless. Diantaranya adalah laptop, netbook, komputer tablet, printer, telepon selular (kelas <em>mid </em>end ke atas). Antar perangkat tersebut dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya dengan tanpa kabel (<em>wireless</em>) karena perangkat-perangkat tersebut telah bersepakat menggunakan bahasa yang sama untuk saling menyapa. Dalam hal ini berarti menggunakan protokol yang sama untuk saling berkomunikasi, sehingga antarperangkat tersebut bisa saling mengerti. Protokol yang dimaksud adalah Wi-Fi.</p>
<p>Teknologi Wi-Fi menggunakan spektrum frekuensi yang tidak berlisensi, artinya kita tidak perlu meminta izin ke pihak berwenang ataupun membayar sejumlah <em>fee</em> untuk menggunakan frekuensi tersebut. Berbeda dengan spektrum frekuensi yang digunakan untuk telepon selular, TV, radio FM, radio AM, dll maka kita harus meminta izin menggunakan frekuensi tersebut dan dikenakaan <em>fee</em>. Di Indonesia, kita bebas menggunakan frekuensi 2,4Ghz untuk peralatan komunikasi kita.</p>
<p>Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal nirkabel (<em>Wireless Local Area Network</em>). IEEE menetapkan standar untuk komunikasi Wi-Fi dengan nomor 802.11. Protokol tersebut terbagi menjadi beberapa, yaitu 802.11a, 802.11b, dan 802.11g.</p>
<p><span id="more-171"></span>802.11b disahkan oleh IEEE pada tanggal 16 september 1999. Modulasi yang digunakan adalah DSSS (Direct Sequence Spread Spectrum). Perangkat dengan protokol ini memiliki kecepatan maksimum 11Mbps, dan trhoughput sebenarnya yang dihasilkan adalah sekitar 5Mbps.</p>
<p>802.11g menggunakan modulasi OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Perangkat dengan standar ini memiliki maksimum kecepatan 54 Mbps, dengan throughput yang dihasilkan berkisar 11Mbps.</p>
<p>802.11a disahkan pada tanggal 16 september 1999. Modulasi yang digunakan adalah OFDM. Kecepatan maksimun perangkat yang menggunakan protokol ini adalah 54 Mbps, dengan real throughput 27Mbps. Akan tetapi frekuensi yang digunakan untuk protokol ini adalah 5Ghz.</p>
<p>802.11n disahkan pada bulan oktober 2009. Modulasi yang digunakan adalah OFDM. Kecepatan maksimum perangkat yang menggunakan protokol in adalah 600Mbps. Frekuensi yang digunakan 2,4GHz dan 5Ghz.</p>
<p>Perangkat dengan standar 802.11b dan 802.11g bisa berkomunikasi, akan tetapi kecepatan yang didapat adalah sesuai dengan standar yang paling rendah.</p>
<p>Adapun untuk WiMax, bukan merupakan keluarga standar 802.11. WiMax menggunakan teknologi yang berbeda dari WiFi. Spektrum frekuensi yang digunakan oleh WiMax juga berlisensi.</p>
<p><strong>Wifi Channel<br />
</strong></p>
<p>Spektrum frekuensi 2,4GHz terbagi menjadi 14 channel, mulai dari channel 1 dengan frekuensi 2,412 GHz sampai dengan channel 14 dengan frekuensi 2,484GHz. Dengan lebar pita masing-masing channel sebesar 22MHz.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO1.png" alt="" /></p>
<p style="text-align: left;">Gbr.1 Pembagian channel Wi-Fi.</p>
<p>Supaya antarperangkat Wi-Fi dapat saling berkomunikasi, channel yang digunakan kedua perangkat harus sama. Mengirim dan menerima data menggunakan channel yang sama, sehingga harus bergantian ketika proses kirim dan terima data. Model komunikasi seperti ini dinamakan dengan <em>half-duplex.</em> Berbeda dengan <em>ethernet network</em> atau jaringan kabel (<em>wired</em>) yang bisa secara simultan antara kirim dan terima (<em>full duplex</em>).</p>
<p>Antara channel satu dengan yang lainnya terjadi <em>overlapping</em> frekuensi, artinya, ada beberapa frekuensi yang masuk dalam 2 channel atau lebih. Akibat dari <em>overlapping</em> channel tersebut, maka interverensi sinyal perangkat satu dan yang lainnya sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu dalam merancang jaringan kita harus memperhatikan supaya antara perangkat satu dengan yang lainnya tidak overlap channel. Berikut ini adalah channel yang tidak overlap:</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO2.png" alt="" /></p>
<p>Gbr.2 Channel yang tidak overlap adalah channel 1,6, dan 11</p>
<p><strong>Topologi Jaringan Nirkabel<br />
</strong></p>
<p>Jika dalam jaringan kabel (<em>wired</em>) kita mengenal ada topologi star, mesh, hub, token ring, dll maka dalam jaringan nirkabel (<em>wireless</em>) kita hanya mengenal 3 topologi, yaitu 1) Point to Point, 2) Point to Multipoint, dan 3) Multipoint to Multipoint.</p>
<p><em>Point to Point</em> (PtP) merupakan topologi yang paling sederhana. Biasanya topologi ini dugunakan untuk menghubungkan kantor pusat dan kantor cabang yang letaknya berjauhan.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO3.png" alt="" /></p>
<p>Gbr.3 Topologi <em>Point to Point</em></p>
<p><em>Point to Multipoint </em>(PtMP) merupakan topologi yang banyak digunakan. Dalam topologi ini, terdapat sebuah <em>Access Point</em> (AP) yang diakses oleh banyak <em>client</em>. AP biasanya menggunakan antena tipe <em>omnidirectional</em> yang menyebarkan sinyal ke segala arah. Di banyak perkantoran pemerintah ataupun instansi swasta kita sering menjumpai AP yang digunakan untuk mengakses internet dari perangkat-perangkat yang sudah mendukung Wi-Fi, seperti Laptop, netbook, handphone, PDA, dll. Nah topologi yang digunakan pada kantor tersebut adalah <em>Point to Multipoint</em>.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO4.png" alt="" /></p>
<p>Gbr.4 Topologi <em>Point to Multipoint</em></p>
<p><em>Multipoint to Multipoint</em> (Mp t Mp) digunakan apabila ada banyak <em>node</em> yang ingin berkomunikasi dengan banyak <em>node</em>. Jika dalam jaringan kabel atau <em>ethernet network</em> kita mengenal ada topologi <em>mesh</em>. Nah dalam jaringan nirkabel topologi <em>mesh</em> identik dengan topologi <em>Multipoint to Multipoint</em>.</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO5.png" alt="" /></p>
<p>Gbr.5 Topologi <em>Multipoint to Multipoint</em></p>
<p><strong>Wi-Fi Radio Mode<br />
</strong></p>
<p>Perangkat wireles yang berstandar 802.11 (Wi-Fi) dapat kita atur mode nya. Mode-mode tersebut sbb:</p>
<p><em>Master Mode</em>. Apabila perangkat Wi-Fi kita buat sebagai master, maka perangkat tersebut akan menjadi sebuah AP yang bisa berkomunikasi dengan banyak <em>client</em>. Dengan menjadi <em>Master Mode</em> maka perangkat memiliki nama pengenal, atau yang sering disebut dengan SSID. Pengaturan channel dapat dilakukan pada mode ini.</p>
<p><em>Managed Mode</em>. Mode ini disebut juga dengan <em>Client Mode</em>. Perangkat dengan mode ini hanya bisa berkomunikasi dengan perangkat yang menggunakan mode <em>Master.</em> Channel pada mode ini akan mengikuti channel <em>Master.</em> Antarperangkat dengan mode ini tidak dapat saling berkomunikasi kecuali harus melewati perangkat dengan mode <em>Master.<br />
</em></p>
<p><em>Ad-Hoc Mode.</em> Mode ini digunakan dalam topologi mesh. Tidak ada yang bertindak sebagai AP dalam mode ini. Antarperangkat dalam mode ini dapat saling berkomunikasi secara langsung. Channel yang digunakan untuk berkomunikasi antarperangkat harus sama.</p>
<p><em>Monitor Mode.</em> Perangkat dalam mode ini hanya bisa memonitor (melihat atau mendengar) lalu lintas data dalam jaringan. Biasanya perangkat dengan mode monitor digunakan untuk menganalisis permasalahan pada jaringan nirkabel, mengobservasi spektrum dalam suatu wilayah, dll.</p>
<p><strong>Perangkat Wi-Fi<br />
</strong></p>
<p>Diantara yang termasuk dalam perangkat Wi-Fi adalah <em>Acces Point</em> (AP) dan <em>Radio Client</em>. Disebut dengan perangkat Wi-Fi apabila perangkat tersebut terdiri dari perangkat keras (<em>hardware</em>) dan perangkat lunak (<em>firmware</em>). Dengan memiliki perangkat keras berarti kita telah mendapatkan fitur: daya pancar<em>, </em>frekuensi, <em>connector</em>, dll. Artinya adalah ketika kita membeli sebuah perangkat keras, yang kita bisa pilih fiturnya hanya dari item yang disebutkan diatas. Adapun apabila kita ingin mengubah mode AP, membatasi daya pancar, mengubah channell, mengubah protokol yang didukung, dll maka pengaturannya ada dalam perangkat lunak (<em>firmware</em>).</p>
<p>Setiap kita membeli perangkat Wi-Fi (katakan kita membeli sebuah AP), maka yang kita dapatkan adalah perangkat keras + perangkat lunak. Adakalanya kita tidak puas dengan perangkat lunak bawaan vendor, maka kita dapat mengubah perangkat lunak bawaan dengan perangkat lunak lain yang bersifat sumber terbuka (seperti openWRT, DDWRT yang berbasis Linux). Dengan perubahan perangkat lunak, kita bisa mendapatkan fasilitas yang berbeda dari perangkat lunak bawaan vendor.</p>
<p>Ada beberapa perangkat (misal: mikrotik) yang perangkat kerasnya terdiri dari 2 modul, yaitu <em>CPU</em> dan <em>Radio Card</em>. Jika demikian adanya, maka kita memiliki alternatif untuk mengubah daya pancar ataupun frekuensi dengan menggunakan CPU (<em>main board</em>) yang sama. Hasilnya, jangkauan menjadi lebih jauh, frekuensi bisa berbeda, dll.</p>
<p><strong>Perhitungan <em>Link Budget</em><br />
</strong></p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO6.png" alt="" /></p>
<p>Gbr.6 Skema Komunikasi Jaringan Nirkabel dari AP ke Klien</p>
<p>Pertanyaan mendasar yang sering dipertanyakan ketika kita mengimplementasikan jaringan nirkabel adalah seberapa jauh jangkauan AP yang kita pasang ?</p>
<p>Ada beberapa faktor yang perlu kita ketahui untuk menjawab pertanyaan seberapa jauh jangkauan (<em>range</em>) jaringan wireless yang kita pasang. Beberpa faktor tersebut adalah sbb:</p>
<p><strong>Daya pancar</strong>, dinyatakan dalam satuan <em>miliwatts</em> atau dBm. Daya pancar AP bisa berkisar antara 30mW s.d 200mW atau bahkan lebih. Adapun di tanah air tercinta, maksimum yang diperbolehkan hanya 100mW. Untuk mengetahui seberapa besar daya pancar AP kita, bisa dilihat di <em>datasheet</em> AP yang tersedia di website vendor. Daya pancar ini tidak bisa kita naikkan kecuali dengan mengubah (mengganti) perangkat keras, yaitu pada komponen radio.</p>
<p><strong>Penguatan Antenna</strong>, Antena adalah perangkat pasif yang dapat membuat amplifikasi (penguatan) berdasarkan bentuk fisik antena tersebut. Antena memiliki karakteristik yang sama pada saat melakukan amplifikasi pengiriman sinyal ataupun amplifikasi penerimaan sinyal. Antena parabola memiliki penguatan 19-24 dBi, antena omni 5-12 dBi, dan antena sektoral memiliki penguatan lk 12-15 dBi.</p>
<p><strong>Minimum Received Signal Level</strong>, atau sensitifitas penerima. Maksudnya adalah seberapa sensitif perangkat penerima (<em>client</em>) dalam menerima sinyal. Satuannya dinyatakan dalam dBm dan bernilai negatif (-dBm). Nilai dari sensitifitas penerima ini bergantung pada kecepatan sinyal, semakin lambat semakin tinggi sensitifitasnya. Nilai terkecil (paling sensitif) dari perangkat penerima berkisar -75 s.d. -95 dBm. Kita tidak bisa mengubah nilai ini, karena bergantung pada perangkat keras yang digunakan.</p>
<p><strong>Cabel loss</strong>, yaitu rugi-rugi yang disebabkan oleh kabel. Beberapa sinyal akan hilang ketika sinyal melewati kabel dan konektor yang menghubungkan antara radio dan antena. Semakin panjang kabel dan semakin banyak konektor akan semakin banyak sinyal yang hilang pada saat melewati kabel dan konektor tersebut. Diusahakan seminimum mungkin dalam menggunakan kabel untuk mendapatkan rugi-rugi yang kecil. Loss kabel <em>Coaxial</em> dan konektornya lk berkisar 2-3 dB.</p>
<p>Yang tidak kalah pentingnya dari faktor yang mempengaruhi unjuk kerja jaringan nirkabel adalah dari pengaturan <em>alignment antenna</em>, karena bergeser sedikit saja arah antena maka sudut pancar nya akan berubah banyak, terutama jika jarak antara pengirim dan penerima jauh. Selain itu, polarisasi antena juga harus diperhatikan, karena perbedaan polarisasi antara antena pengirim dan penerima mengakibatkan masalah, dan bahkan tidak nyambung sama sekali.</p>
<p>Selain pengaruh dari perangkat yang digunakan, juga ada pengaruh dari jarak antara pengirim dan penerima, atau sering disebut dengan free space loss. Daya sinyal akan berkurang seiring dengan makin jauhnya jarak antara pengirim dan penerima. Free space loss untuk frekuensi 2,4GHz dapat dihitung dengan rumus sbb:</p>
<p><img src="http://prakom.lipi.go.id/pranata/wp-content/uploads/2011/02/022411_0736_INTRODUCTIO7.png" alt="" align="left" /></p>
<p>L<sub>fsl</sub> dinyatakan dalam dB, dan r (jarak) dalam satuan meter.</p>
<p>Selain <em>free space loss</em>, terdapat juga redaman sebagai akibat dari gelombang yang melalui benda padat seperti pohon, dinding, jendela, dll. Seberapa besar redaman pada benda-benda tersebut terlalu susah untuk diukur, akan tetapi kita dapat menambahkan nilai redaman tersebut pada <em>free space loss</em> dengan nilai “loss yang diijinkan”. Misalnya berdasar pengalaman, pohon berkontribusi menambahkan loss sebesar 10 – 20 dB, dinding 10 – 15 tergantung dari konstruksinya.</p>
<p>Untuk mendapatkan koneksi yang layak dan stabil, margin antara sinyal yang diterima oleh penerima dan nilai sensitifitas penerima harus diatas 10dB, atau 15dB. Makin besar margin nya semakin baik. Apabila kurang dari nilai tersebut, sambungan (koneksi) dinyatakan tidak layak (tidak stabil).</p>
<p><strong>Daftar Pustaka<br />
</strong></p>
<p>[1] FlickengerRob et al, 2007 Jaringan Wireless di Dunia Berkembang Edisi Kedua, http://wndw.net</p>
<p>[2] Wi-Fi . diakses 4 November 2010, dari Wi-Fi wiki: http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2010/09/24/introduction-to-wi-fi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Offline GMAIL, cara baca email dari GMAIL secara offline</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2010/02/24/offline-gmail-cara-baca-email-dari-gmail-secara-offline/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2010/02/24/offline-gmail-cara-baca-email-dari-gmail-secara-offline/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 02:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bedah ini itu]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Cloud]]></category>
		<category><![CDATA[Gmail]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang memiliki google mail (GMAIL) kini ada cara mudah untuk membaca email dengan cara offline, selain dengan email client (thunderbird, outlook, dll) tentunya. Bahkan menurut hemat saya, offline gmail ini lebih nyaman dibandingkan dengan menggunakan email client. Dengan offline gmail ini serasa membaca secara online, karena yang kita gunakan adalah browser. Fasilitas ini &#8220;lulus&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Install Offline Gmail" src="http://lh3.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/S4SLze0pEEI/AAAAAAAAAmk/IxtoxW1f7c8/s400/gmailofflinesetting1.JPG" alt="" width="400" height="279" /></p>
<p>Bagi yang memiliki google mail (GMAIL) kini ada cara mudah untuk membaca email dengan cara offline, selain dengan email client (thunderbird, outlook, dll) tentunya. Bahkan menurut hemat saya, offline gmail ini lebih nyaman dibandingkan dengan menggunakan email client. Dengan offline gmail ini serasa membaca secara online, karena yang kita gunakan adalah browser. Fasilitas ini &#8220;lulus&#8221; dari lab nya google kurang lebih bulan desember tahun lalu setelah selama setahun google me-launch di labnya.</p>
<p>Selain membaca secara offline, kita pun dapat menulis email secara offline pula, yang ketika kita klik tombol <em>send</em> maka akan tersimpan di outbox. Ketika kita online, gmail akan melakukan sinkronisasi layaknya email client, yang akan mendownload pesan baru dan juga mengirim pesan yang ada di <em>outbox</em> kita.</p>
<p>Berikut adalah cara mengaktifkan offline gmail:</p>
<ol>
<li>Klik <em>&#8220;settings</em>&#8221; pada pojok kanan atas gmail</li>
<li>Klik tab <em>&#8220;offline&#8221;</em></li>
<li>Pilih <em>&#8220;enable offline mail for this computer&#8221;</em></li>
<li>Terdapat pilihan untuk kita, akan mendownload email berapa bulan sebelumnya (jadi tidak semuanya, lebih meringankan).</li>
<li>Klik &#8220;<em>save changes&#8221;</em> kemudian ikuti instruksi selanjutnya</li>
</ol>
<p>Kemudian google akan meminta kita untuk menginstall <em>addon</em> <a href="http://gears.google.com/" target="_blank">google gears</a></p>
<p>Setelah selesai, restart firefox (bagi pengguna firefox). Ketika masuk ke halaman gmail, di pojok kanan akan muncul keterangan mengenai status sinkronisasi. Kemudian ketika offline, kita bisa mengakses offline gmail melalui shortcut bergambar logo GMAIL yang ada di desktop kita.</p>
<p>Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi yang tidak memiliki koneksi internet 24jam, atau bagi yang punya koneksi internet time based, atau bagi yang mengikuti banyak milis dan tidak ada waktu membaca secara online di kantor  (sehingga bisa dibaca di rumah ketika offline), dll.</p>
<p>And.. welcome to google cloud <img src='http://mysyam.net/blog/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#45;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2010/02/24/offline-gmail-cara-baca-email-dari-gmail-secara-offline/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendengarkan Streaming Radio Sunnah dari Handphone</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/08/21/mendengarkan-streaming-radio-sunnah-dari-handphone/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/08/21/mendengarkan-streaming-radio-sunnah-dari-handphone/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 00:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[bedah ini itu]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Streaming]]></category>
		<category><![CDATA[radio sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Bagi pengguna handphone tipe-tipe terbaru cukup mudah untuk mendengarkan streaming radio tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Akan tetapi bagi para pengguna handphone tipe-tipe lama yang belum memiliki fasilitas streaming radio pun bisa menikmati sajian radio streaming via internet. Caranya adalah dengan menginstall aplikai radio streaming. Cukup mudah untuk mendapatkan aplikasi radio streaming ini di internet. Sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi pengguna handphone tipe-tipe terbaru cukup mudah untuk mendengarkan streaming radio tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Akan tetapi bagi para pengguna handphone tipe-tipe lama yang belum memiliki fasilitas streaming radio pun bisa menikmati sajian radio streaming via internet. Caranya adalah dengan menginstall aplikai radio streaming. Cukup mudah untuk mendapatkan aplikasi radio streaming ini di internet. Sangat banyak pilihan yang bisa kita coba. Mulai dari yang berbayar sampai dengan yang gratis. Syaratnya adalah handphone anda harus mendukung java.</p>
<p><strong>LCG Jukebox</strong> dari <a href="http://lonelycatgames.com">http://lonelycatgames.com</a> aplikasi yang paling bagus dan lengkap, kita diberi kesempatan 30 hari menggunakannya dengan gratis, dan setelah itu harus bayar. LCG Jukebox ini juga hanya untuk handphone berbasis symbian dan windows mobile.</p>
<p><strong>VRADIO</strong> dari Virtual Radio (<a href="http://www.vradio.org">http://www.vradio.org</a>) juga bisa kita gunakan. Program ini gratis, hanya kelemahannya adalah kita tidak bisa menginput secara manual alamat streaming radio yang kita inginkan.</p>
<p><strong>Radio Bee</strong> dari <a href="http://www.radiobee.com">http://www.radiobee.com</a> menawarkan database radio streaming yang cukup lengkap sehingga kita bisa mencari radio favourite dengan cara search. Kelemahannya juga sama dengan VRADIO, yaitu tidak bisa menginput alamat streaming radio secara manual.</p>
<p><strong>MF Radio</strong>. Hanya aplikasi ini lah yang cukup simpel namun tangguh. MF Radio memungkinkan kita menginput alamat radio streaming secara manual. Aplikasi ini lah yang saya pakai untuk mendengarkan radio sunnah seperti  RODJA, HANG BATAM, RADIO MUSLIM, ASSUNNAH CIREBON, dll. Apliaksi ini gratis (freeware) dan dapat kita unduh dari situsnya di <a href="http://mfradio.sourceforge.net">http://mfradio.sourceforge.net</a> . Aplikasi ini mendukung hampir semua handphone yang berbasis JAVA dan telah memiliki kemampuan memutar file MP3 tanpa aplikasi tambahan. Selengkapnya bisa dilihat di situsnya.</p>
<p><img class="alignnone" title="MFRadio" src="http://mfradio.sourceforge.net/images/player_main.jpg" alt="" width="176" height="208" /></p>
<p><em>Gbr. Screenshoot MFRadio (mfradio.sourceforge.net)</em></p>
<p>Berikut adalah Radio Streaming yang sudah berhasil saya coba dengan aplikasi MFRadio yang berjalan menggunakan <strong>Sony Ericsson K608i</strong>, handphone yang sudah masuk kategori jadul akan tetapi sudah mengusung teknologi 3G.</p>
<ul>
<li>Radio Rodja (<a href="http://radiorodja.com">http://radiorodja.com</a>) dengan alamat streaming: <a href="http://live.radiorodja.com:8000">http://live.radiorodja.com:8000</a></li>
<li>Radio Hang Batam (<a href="http://hang106.or.id">http://hang106.or.id</a>) dengan alamat streaming: <a href="http://hang106.or.id:1106">http://hang106.or.id:1106</a></li>
<li>Radio Muslim Yogyakarta (<a href="http://radiomuslim.com">http://radiomuslim.com</a>) dengan alamat streaming: <a href="http://live.radiomuslim.com:8024">http://live.radiomuslim.com:8024</a></li>
<li>Radio Arroyyan Gresik (<a href="http://live.radioarroyyan.com:8000/" target="_blank">http://radioarroyyan.com</a>) dengan alamat streaming <a href="http://live.radioarroyyan.com:8000/" target="_blank">http://live.radioarroyyan.com:8000</a></li>
<li>Radio Assunnah Cirebon (http://radioassunnah.com) <a href="http://live.radioassunnah.com:8020/" target="_blank">http://live.radioassunnah.com:8020</a></li>
<li>Radio Suara Quran Solo <a href="http://suara-quran.sytes.net:8022/" target="_blank">http://suara-quran.sytes.net:8022</a></li>
</ul>
<p>Demikian, semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/08/21/mendengarkan-streaming-radio-sunnah-dari-handphone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to check your windows/office, is it legal or illegal?</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/08/20/how-to-check-your-windowsoffice-is-it-legal-or-illegal/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/08/20/how-to-check-your-windowsoffice-is-it-legal-or-illegal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 02:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>
		<category><![CDATA[genuine]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[it&#8217;s easy. just go to http://microsoft.com/genuine if you use internet explorer, here is the step: Click on Validate Windows or Validate Office. If you have both, you’ll need to validate each separately. Install the ActiveX control (you only have to do this once). View your validation results. If your software is genuine, you can start [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>it&#8217;s easy. just go to <a href="http://microsoft.com/genuine">http://microsoft.com/genuine</a></p>
<p>if you use internet explorer, here is the step:</p>
<ul>
<li>Click on <strong>Validate Windows</strong> or <strong>Validate Office</strong>. If you have both, you’ll need to validate each separately.</li>
<li>Install the ActiveX control (you only have to do this once).</li>
<li>View your validation results. If your software is genuine, you can start enjoying the additional benefits of genuine right away.</li>
</ul>
<p>after that, click on <strong>validate windows</strong> or <strong>validate office</strong> on the left menu. </p>
<p>if you use firefox, you should install required plugin. go to <a href="http://microsoft.com/genuine">http://microsoft.com/genuine</a> , follow the instruction until finish.</p>
<p> <a href="http://lh4.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/Soy2fow12ZI/AAAAAAAAAlI/-9zr5_4cl8Q/s800/validation-complete.jpg" target="_blank"><img class="alignnone" title="validation complete" src="http://lh4.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/Soy2fow12ZI/AAAAAAAAAlI/-9zr5_4cl8Q/s400/validation-complete.jpg" alt="" width="400" height="196" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/08/20/how-to-check-your-windowsoffice-is-it-legal-or-illegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Chrome  OS</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/07/09/google-chrome-os/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/07/09/google-chrome-os/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2009 08:11:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[operating system]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Google Chrome OS is an open source, lightweight operating system that will initially be targeted at netbooks. Later this year we will open-source its code, and netbooks running Google Chrome OS will be available for consumers in the second half of 2010. Because we&#8217;re already talking to partners about the project, and we&#8217;ll soon be [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Google Chrome OS is an open source, lightweight operating system that will initially be targeted at netbooks. Later this year we will open-source its code, and netbooks running Google Chrome OS will be available for consumers in the second half of 2010. Because we&#8217;re already talking to partners about the project, and we&#8217;ll soon be working with the open source community, we wanted to share our vision now so everyone understands what we are trying to achieve. (http://googleblog.blogspot.com).<br />
</em></p>
<p>Nampaknya netbook akan semakin populer ditahun-tahun mendatang. Sesuai dengan namanya netbook, adalah perangkat komputer jinjing yang fungsi utamanya  digunakan untuk ngenet dan ngetik. Jika hanya untuk ngenet, nampaknya tidak diperlukan Operating System yang &#8220;berat&#8221;. Lebih-lebih sekarang telah ada word processor berbasis web seperti googledoc. Tak salah google hendak merils google chrome operating system, yang dalam benak saya sudah terbayang akan ke-simpel-annya, kemudahannya, dan kecepatannya seperti produk-proxuk google sekarang. Ah teknologi memang menyenangkan..</p>
<p>More Article about google chrome os, <a href="http://googleblog.blogspot.com/2009/07/introducing-google-chrome-os.html" target="_blank">here</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/07/09/google-chrome-os/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips me-resume failed download firefox</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/06/16/tips-me-resume-failed-download-firefox/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/06/16/tips-me-resume-failed-download-firefox/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 05:00:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Download Manager]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[WGET]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Secara default mozilla firefox 3.x telah menyediakan fasilitas download manager. Sehingga tanpa kita menginstall add on seperti flashgot, downthemall, dll pun tidak masalah. Default download manager firefox memiliki fitur pause and resume download, sehingga kita bisa menghentikan sejenak aktifitas download, lalu menutup firefox, dan mematikan komputer. Setelah menghidupkan kembali komputer, kita masih bisa meneruskan download [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="failed download" src="http://lh3.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/Sjc5Yb7GFsI/AAAAAAAAAjw/SoheJCdxb0s/s400/failed-download.png" alt="" width="400" height="171" /></p>
<p>Secara default mozilla firefox 3.x telah menyediakan fasilitas download manager. Sehingga tanpa kita menginstall add on seperti flashgot, downthemall, dll pun tidak masalah. Default download manager firefox memiliki fitur pause and resume download, sehingga kita bisa menghentikan sejenak aktifitas download, lalu menutup firefox, dan mematikan komputer. Setelah menghidupkan kembali komputer, kita masih bisa meneruskan download yang terputus tadi.</p>
<p>Akan berbeda hasilnya apabila karena sesuatu hal download tiba-tiba terputus (failed), bisa karena koneksi yang tiba-tiba down, jaringan terputus, atau mati secara tiba-tiba yang tidak memungkinkan kita untuk menekan tombol pause pada download manager. Jika keadaannya demikian maka tombol resume firefox tidak akan berfungsi, mau tidak mau kita harus mendownload dari awal (start from scratch). Jika file yang kita download berukuran kecil memang tidak masalah, lain cerita bila kita sedang mendownload sebuah ISO file yang berukuran 2,5 GB (misal) dan kita baru mendapatkan 1,2 GB  terputus. Jika harus mendownload dari awal tentu akan membuang waktu dan juga quota bandwidth (bagi pengguna internet langganan limited)</p>
<p>Ada cara yang cukup mudah untuk meneruskan hasil download yang failed tadi, yaitu menggunakan<strong> WGET</strong>. WGET adalah <em>free utility</em> yang digunakan untuk mendownload file dari sebuah web yang secara default telah tersedia di linux. WGET merupakan <em>non-interactive </em>download, yang memungkinkan kita mendownload di <em>background</em> tanpa menharuskan kita login. Untuk me-resume download yang failed caranya cukup mudah. Secara default  firefox download manager akan membuat sebuah file berekstensi .part ketika proses download sedang berjalan. Nama file tersebut sama dengan nama  file yang sedang kita download, hanya belakangnya ditambahin ekstensi (.part). <strong><em>RENAME</em></strong> file <strong>.part</strong> tersebut menjadi aslinya (hilangkan ekstensi .part nya)</p>
<blockquote><p>Contoh: eeebuntu-3.0-standar.iso.part rename menjadi eeebuntu-3.0-standar.iso</p>
<p><img class="alignnone" title="part files" src="http://lh3.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/SjciSdcegPI/AAAAAAAAAjk/fZyfKSJnC70/s800/partfiles.png" alt="" width="444" height="103" /></p></blockquote>
<p>Setelah di rename, buka console (terminal), arahkan ke direktori dimana file yang kita download tersimpan. Gunakan opsi -c (continue downloading) untuk melanjutkan download</p>
<blockquote><p>wget -c http://alamat_file.download/nama_file.iso</p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/SjckdfURBsI/AAAAAAAAAjs/t-mjjgkhjGU/s800/continuedownload.png"><img class="alignnone" src="http://lh6.ggpht.com/_wDX0aKc8puE/SjckdfURBsI/AAAAAAAAAjs/t-mjjgkhjGU/s800/continuedownload.png" alt="" width="640" height="162" /></a></p></blockquote>
<p>WGET akan meneruskan file yang kita download tadi (tanda plus + menunjukkan yang telah kita download). Bagi pengguna Sistem Operasi Windows, bisa juga menggunakan WGET. Download WGET for Windows ada <a href="http://gnuwin32.sourceforge.net/packages/wget.htm" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/06/16/tips-me-resume-failed-download-firefox/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SSD 512 MB Kapasitas Terbesar ?</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/05/29/ssd-512-mb-kapasitas-terbesar/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/05/29/ssd-512-mb-kapasitas-terbesar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 07:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[general]]></category>
		<category><![CDATA[PCPlus]]></category>
		<category><![CDATA[SSD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/index.php/2009/05/29/ssd-512-mb-kapasitas-terbesar/</guid>
		<description><![CDATA[Gambar diatas saya ambil dari tabloid PC Plus bawah gambar tersebut ada keterangan berbunyi Toshiba dynabook SS RX2/WAJ yang telah dilengkapi SSD 512MB – kapasitas terbesar untuk saat ini Gak salah ? 512 Mega Byte koq terbesar, mungkin maksudnya 512 Giga Byte. Seteliti-teliti seseorang, tetap tidak ada yang sempurna.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/ssdterbesaredited.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="ssdterbesar-edited" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/ssdterbesaredited-thumb.jpg" border="0" alt="ssdterbesar-edited" width="240" height="180" /></a></p>
<p>Gambar diatas saya ambil dari tabloid <a href="http://www.tabloidpcplus.com" target="_blank">PC Plus</a> bawah gambar tersebut ada keterangan berbunyi</p>
<blockquote><p><span style="color: #333333;"><em>Toshiba dynabook SS RX2/WAJ yang telah dilengkapi SSD 512MB – kapasitas terbesar untuk saat ini</em></span></p></blockquote>
<p>Gak salah ? 512 Mega Byte koq terbesar, mungkin maksudnya 512 Giga Byte. Seteliti-teliti seseorang, tetap tidak ada yang sempurna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/05/29/ssd-512-mb-kapasitas-terbesar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Task Manager, Regedit, Show Hidden Files has been disabled ?, How ?</title>
		<link>http://mysyam.net/index.php/2009/05/28/task-manager-regedit-show-hidden-files-has-been-disabled-how/</link>
		<comments>http://mysyam.net/index.php/2009/05/28/task-manager-regedit-show-hidden-files-has-been-disabled-how/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 08:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mysyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<category><![CDATA[registry]]></category>
		<category><![CDATA[task manager]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.mysyam.net/index.php/2009/05/28/task-manager-regedit-show-hidden-files-has-been-disabled-how/</guid>
		<description><![CDATA[Jika tiba-tiba menu Task Manager tidak bisa kita buka, muncul keterangan bahwa “Task Manager has beed disabled by your administrator ” seperti pop up dibawah ini: Kemudian ketika kita ingin meng-enable kan melalui registry editor ternyata REGEDIT nya tidak bisa dibuka dan muncul popup bertuliskan ”Registry editing has been disabled by your administrator” seperti popup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika tiba-tiba menu Task Manager tidak bisa kita buka, muncul keterangan bahwa “Task Manager has beed disabled by your administrator ” seperti pop up dibawah ini:</p>
<p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/taskmanagerpop.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="taskmanagerpop" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/taskmanagerpop-thumb.png" border="0" alt="taskmanagerpop" width="244" height="91" /></a></p>
<p>Kemudian ketika kita ingin meng-enable kan melalui registry editor ternyata REGEDIT nya tidak bisa dibuka dan muncul popup bertuliskan ”Registry editing has been disabled by your administrator” seperti popup dibawh ini:</p>
<p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/disableregistrypopup.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="disableregistrypopup" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/disableregistrypopup-thumb.png" border="0" alt="disableregistrypopup" width="244" height="83" /></a></p>
<p>Selanjutnya ketika kita ingin melihat file yang tersembunyi (hidden files) dari menu folder options ternyata di disable juga, dan kita tidak pernah merasa mendisable menu-menu tersebut berarti berita buruk buat kita, besar kemungkinan yang melakukan itu adalah virus, worm, ataupun trojan. Bisa jadi penyakit (virus) tersebut masih ada, bisa jadi juga sudah tidak ada (tinggal bekas-bekas settingan yang ditinggalkan virus). Jika virus masih ada, langkah terbaik adalah men-scan-nya dengan antivirus terbaik yang anda punya, tentunya dengan update terkini. Jika ternyata virus sudah tidak ada, ya tinggal mengembalikan beberapa setting yang biasanya dirubah oleh virus.</p>
<p>Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan setting seperti semula, cara pertama adalah dengan cara mendelete DisableRegistryTools secara manual dari command prompt. caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>buka command prompt, start &gt; run &gt; ketik “cmd” (tanpa tanda kutip) &gt; enter.</li>
<li>ketikkan di command prompt sbb:</li>
</ul>
<blockquote><p><span style="font-family: Courier New;">reg delete HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableRegistryTools</span></p></blockquote>
<ul>
<li>Kemudian akan muncul pertanyaan:</li>
</ul>
<blockquote><p><span style="font-family: Courier New;">Delete the registry value DisableRegistryTools (Yes/No)?</span></p></blockquote>
<ul>
<li>Jawablah dengan mengetikkan: Yes</li>
</ul>
<blockquote><p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/cmdregdele.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="cmdregdele" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/cmdregdele-thumb.png" border="0" alt="cmdregdele" width="244" height="65" /></a></p></blockquote>
<ul>
<li>Setelah itu bukalah registry Editor melalui menu run dengan mengetik: regedit lalu klik OK. Voilaa.. Regedit bisa terbuka.</li>
</ul>
<p>Dengan terbukanya Registry Editor berarti telah membuka jalan menuju perubahan setting berikutnya. Selanjutnya tinggal meng-enable-kan task manager dari registry editor. Berikut ini caranya:</p>
<ul>
<li>Buka Regedit</li>
<li>HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System</li>
<li>Pastikan nilai (value) untuk REG_DWORD DisableTaskMgr adalah 0 (zero).</li>
<li>Tutup Regedit.</li>
</ul>
<p>Sedangkan untuk Show Hidden Files, settingnya ada di HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\<br />
CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL . Nilai untuk REG_DWORD CheckedValue adalah 1, nilai ini biasanya di ubah menjadi 2 atau 0 oleh virus.</p>
<p>Selain dari Registry Editor atau REGEDIT, bisa juga kita mengubah setting PC windows kita dari menu Group Policy Editor. Cara masuknya adalah dengan mengetikkan perintah <strong>gpedit.msc</strong> di run menu. Di dalam Group Policy Editor, terdapat 2 bagian menu, yaitu User Configuration dan Computer Configuration.</p>
<p>Untuk disable/enable Task Manager ada di menu User Configuration &gt; Administrative Templates &gt; System &gt; Ctrl Alt del Options . Pilih setting “Remove Task Manager” dan ubahlah menjadi “disable” atau “not configured”.</p>
<p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/removetaskmanager.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="removetaskmanager" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/removetaskmanager-thumb.png" border="0" alt="removetaskmanager" width="244" height="103" /></a></p>
<p>Sedangkan untuk disable/enable regedit ada di menu User Configuration &gt; Administrative Templates &gt; System. Pilih setting “prevent access to registry editing tools”. Pilih disabled supaya kita bisa mengakses regedit.</p>
<p><a href="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/preventaccessregedit.png"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px" title="preventaccessregedit" src="http://blog.mysyam.net/wp-content/uploads/2009/05/preventaccessregedit-thumb.png" border="0" alt="preventaccessregedit" width="244" height="72" /></a></p>
<p>Demikian, semoga bermanfaaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mysyam.net/index.php/2009/05/28/task-manager-regedit-show-hidden-files-has-been-disabled-how/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

